Bentengi Masyarakat Dari Sebaran informasi Hoaks, KPID Banten Perluas Literasi Media

Foto KPID Banten saat menggelar kegiatan literasi media di Kota Tangerang (Istimewa)
Foto KPID Banten saat menggelar kegiatan literasi media di Kota Tangerang (Istimewa)

SERANG – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Banten memperluas literasi media dan sosialisasi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Kali ini KPID menggelar Literasi Media Di kota Tangerang.

Literasi media dan sosialisasi P3SPS yang dilakukan selama ini dinilai berdampak positif pada peningkatan pengetahuan masyarakat Banten.

Ketua KPID Provinsi Banten Haris H Witharja mengatakan, bila sebelumnya pada tahun 2022 lalu literasi media dan sosialisasi P3SPS hanya dilakukan di 20 titik. Pada tahun 2023 ini diperluas menjadi 30 titik. Keputusan itu diambil mengingatkan dampak positif yang dihasilkan dari kegiatan ini.

“Tahun ini sosialisasi kita lakukan di 30 lokasi. Sementara tahun lalu hanya di 20 lokasi,” katanya, Jumat (1/9/2023).

Haris mengungkapkan, dalam salah satu postingan di media sosial Instagram Lambe Turah ketika membahas tentang konten LGBT yang viral, seorang netizen menjelaskan tentang kewenangan KPID Provinsi Banten. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat yang didatangi kemudian diberikan sosialisasi tentang literasi media dan sosialisasi P3SPS oleh KPID Provinsi Banten menjadi tahu dan mengerti tentang peran dan fungsi KPID Provinsi Banten secara baik.

“Artinya masyarakat semakin tahu,” katanya.

Selain itu, banyak juga masyarakat yang sebelumnya tidak mengetahui tentang kategori siaran televisi kemudian memahaminya. Sehingga mereka kemudian mengatur anggota keluarga mereka saat melihat siaran televisi.

“Misalnya tayangan seperti kartun tidak semuanya cocok untuk anak-anak. Sebab di dalamnya ada juga unsur kekerasan, baik fisik maupun verbal. Karena itu, orang tua harus lebih selektif dalam membolehkan anak mengakses siaran televisi maupun radio,” katanya.

Sementara itu, target dari kegiatan literasi media dan sosialisasi P3SPS adalah menciptakan masyarakat yang cerdas bermedia dan meminimalisir informasi hoaks.

“Kalau hoaks tidak mungkin hilang tapi literasi dapat membentengi masyarakat dari sebaran berita hoaks,” katanya.

Untuk literasi Media di Kota Tangerang, KPID mengusung tema “Masyarakat Cerdas dan Kritis Dalam Menerima Informasi Siaran Untuk Pemilu Yang Bermartabat”.

Wakil Ketua KPID Provinsi Banten Ahmad Solahudin mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan bekerja sama dengan enam perguruan tinggi yang ada di Provinsi Banten untuk menciptakan kader pengawasan isi siaran.
“Sebaran informasi hoaks harus kita waspadai, salah satunya dengan literasi media,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Banten Andra Soni menilai kegiatan yang digelar KPID memberikan dampak positif untuk masyarakat Banten.

“Semua kegiatan itu penting, saya melihat secara langsung terkait sosialisasi KPID, sangat bermanfaat  bagi kita semua, masyarakat sehingga kegiatan ini perlu ditingkatkan,” katanya.

Senada dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Hukum Pemprov Banten, Hadi Prawoto, dia menyebut literasi media ini mendidik masyarkat supaya cerdas agar bisa menyaring informasi yang tersebar.

“Semua informasi – informasi yang diterima harus di kroscek ulang bahkan KPID sudah memberi pengertian pada masyarakat tentang bagaimana melakukan verifikasi sebaran informasi,” katanya. (Adv)

error: Konten di Proteksi