Katakita – Seorang perajin piring lidi asal Desa Majau Kecamatan Saketi Kabupaten Pandeglang Banten, tetap produktif meskipun jumlah orderan piring lidi sawit sedang mengalami penurunan.
Menurunnya pesanan piring lidi sawit tersebut, disebabkan karena hanya digunakan pada momen tertentu saja.
Perajin piring lidi sawit, Raman mengatakan, salah satu sepinya orderan disebabkan karena sudah banyaj yang menggunakan, meski demikian dirinya tetap optimis dan selalu produktif.
“Biasanya sehari bisa mencapai puluhan, itu pun kalau lagi fokus dan ada pesanan, sekarang sedang sepi paling sehari bikin lima piring lidi,” katanya kepada Katakita.co, selasa (25/1/2022).
Baca juga:
- Gemilang! Era Budi Rustandi, Pemkot Serang Sabet 5 Penghargaan BKN Sekaligus
- Personel Polresta Serang Kota Cek TKP Dugaan Penemuan Mayat di Parkiran Mall Ramayana
- Era Budi, Pemkot Serang Raih Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional
- Andra Soni Lepas 160 Kader PWNU Banten, Dukung Sinergi Ekonomi Pesantren
- Korban Arisan Bodong Datangi Polsek Cadasari, Tuntut Kejelasan Pengembalian Uang
Ia mengatakan, dirinya pernah menjadi salah satu percontohan masyarakat produktif oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pandeglang.
“Pas pertama kali merintis usaha piring lidi, diajak oleh orang desa supaya memberikan semangat agar tetap produktif, meskipun keterbatasan modal,” katanya.
Menurutnya, modal minimalis tidak berarti berhenti usaha, namun bisa disiasati dengan memanfaatkan barang yang ada dan alat sederhana.
“Kalau kita prinsipnya terus produktif, kadang suka ada yang datang dari tetangga minta diajarin cara bikinnya, suka diajarin juga pelan-pelan,” ujarnya. (De)***











