Hukrim  

Nyambi Jadi Bandar Togel, Tiga Tukang Ojek di Pandeglang Dibekuk Polisi

Barang bukti rekapan catatan nomor yang dipasang untuk bermain togel (Katakita.co)
Barang bukti rekapan catatan nomor yang dipasang untuk bermain togel (Katakita.co)

PANDEGLANG  – Tiga orang terduga pelaku bandar judi togel dibekuk tim buser Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pandeglang di Pasar Badak, Kabupaten Pandeglang-Banten, Kamis (2/3/2023) malam kemarin.

Kepala Unit (Kanit) Opsnal Satreskrim Polres Pandeglang, IPDA Sardika Yusuf mengatakan, ketiga pelaku yang diamankan petugas yakni TI 50 tahun, THI 56 tahun dan DI 37 tahun.

Dari hasil penangkapan terhadap tiga pelaku yang kesehariannya sebagai tukang ojek, polisi menyita barang bukti berupa 1 unit handphone yang dijadikan alat untuk memasang taruhan, kartu ATM dan uang tunai Rp150 ribu dan uang yang sudah di deposit kedalam ATM Rp3.900.000.

“Ketiga pelaku ini diduga melakukan pengepulan terhadap masyarakat yang melaksanakan judi togel, kurang lebih mereka ini sudah berjalan lima bulan. Jadi masyarakat ini memberikan uangnya kepada pelaku, lalu oleh pelaku di depositkan kedalam website judi togel tersebut,” katanya, Jumat (3/3/2023).

Baca Juga :

Berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan oleh petugas, pelaku mengaku dalam satu hari bisa melakukan deposit sebanyak tiga kali.

“Setiap hari Rp200 ribu, dan dalam satu hari itu bisa tiga kali melakukan deposit. Kalau misalkan menang, nanti hasilnya dibagikan kepada yang memberi uang taruhan. Dan pelaku mendapatkan persenan,” katanya.

Akibat dari perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan pasal 303 KUHpidana tentang perjudian. Dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (Syamsul)

error: Konten di Proteksi