Meski Fiskal Terbatas, Pemkab Pandeglang Pacu Pembangunan Infrastruktur dan SDM

PANDEGLANG – Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten Pandeglang tetap tancap gas mewujudkan visi “Pandeglang Maju, Sejahtera dan Berdaya Saing” di bawah kepemimpinan Bupati Raden Dewi Setiani dan Wakil Bupati Iing Supriadi.

Strategi kolaborasi menjadi kunci. Pemkab Pandeglang tidak berjalan sendiri, melainkan menggandeng Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Pusat, TNI/Polri hingga seluruh stakeholder.

“Untuk membangun dan memajukan daerah dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas dan kerja bersama. Kami terus berupaya membangun sinergitas dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Pusat, TNI/Polri, serta lembaga lainnya,” tegas Bupati Dewi Setiani saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026).

Pemkab Pandeglang memahami betul infrastruktur jalan adalah urat nadi ekonomi warga. Akses jalan yang baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, UMKM, hingga mobilitas masyarakat.

Melalui sinergi dengan Pemprov Banten, dalam 2 tahun terakhir Pandeglang berhasil membangun 16 ruas jalan sepanjang 42,4 KM melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera – BANG ANDRA.

Tahun 2025  8 ruas jalan sepanjang 23,5 KM, sedangkan di tahub 2026 8 ruas jalan sepanjang 18,9 KM.

Tak hanya itu, kolaborasi dengan Pemerintah Pusat melalui program Inpres Jalan Daerah juga sukses menghadirkan pembangunan ruas jalan Sukawaris – Tanjungan, Kecamatan Cikeusik.
Proyek sepanjang 4,5 KM dengan lebar 5,5 M ini menelan anggaran sekitar Rp26,98 Miliar. Tujuannya jelas: meningkatkan konektivitas wilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Pandeglang Selatan.

Bagi Bupati Dewi, pembangunan fisik harus beriringan dengan pembangunan kualitas manusia.

Bukti nyatanya adalah hadirnya Sekolah Rakyat (SR) di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari. Sekolah ini menjadi jawaban Pemkab untuk menekan angka putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

“Pembangunan yang pada akhirnya adalah pembangunan manusia. Tidak hanya diukur dari berapa panjang jalan dibangun, berapa banyak sekolah dibangun, dan lebih mengarah kepada Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” pungkas Bupati Dewi.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, Pemkab Pandeglang membuktikan bahwa keterbatasan anggaran bukanlah penghalang. Komitmen untuk menghadirkan infrastruktur dasar dan SDM yang unggul akan terus dikawal demi kesejahteraan masyarakat Pandeglang.(Advertorial)

error: Konten di Proteksi