Katakita – Badan Intelejen Negara (BIN) Banten terus mendongkrak percepatan vaksinasi di Kabupaten Pandeglang memasuki penghujung tahun 2021. Dimana, kali ini pihaknya bergeser ke Kecamatan Carita dengan menyediakan sebanyak 200 dosis vaksin. Tetapi, saat vaksinasi digelar sejak pukul 08.30 hingga pukul 13.30 wib, Kamis (30/12/2021) justru masyarakat yang datang melebihi jumlah yang disiapkan hingga mencapai 380 orang.
Kepala BIN Banten, Brigjen TNI Cahyono Cahya Angkasa mengatakan, vaksinasi yang digelar merupakan upaya dalam membantu pemerintah Kabupaten Pandeglang melakukan percepatan vaksinasi, khususnya dalam mengejar vaksinasi kepada masyarakat di Kabupaten Pandeglang yang saat ini masih belum tercapai.
“Kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah dalam rangka pencegahan atau penanggulangan wabah covid-19 di lingkungan masyarakat Kecamatan Cikedal,” kata Cahyono.
Baca Juga :
- Era Budi, Pemkot Serang Raih Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional
- Andra Soni Lepas 160 Kader PWNU Banten, Dukung Sinergi Ekonomi Pesantren
- Korban Arisan Bodong Datangi Polsek Cadasari, Tuntut Kejelasan Pengembalian Uang
- Satlantas Polres Pandeglang Tindak Truk Sumbu Tiga yang Langgar Jam Operasional
- Konfederasi Organisasi Profesi Guru Kemenag Dikukuhkan, Jadi Rumah Besar Perjuangan Guru Madrasah
Dilanjut, Menurut Kepala Pos Daerah (Kaposda) BIN Kab. Pandeglang, Siswanto upaya vaksinasi adalah lanjutan vaksin 1 yang pernah dilaksanakan diminggu pertama bulan Desember kemarin, salain itu bentuk penyisiran lagi terhadap warga yang belum divaksin.
“Ini adalah upaya mempercepat penyelesaian vaksinasi. Kita berharap agar kegiatan vaksin ditahun ini juga bisa Mencapai target pemerintah kab. Pandeglang, karena setahu kami kabupaten Pandeglang masih di bawah rata-rata pencapaian vaksinasi dan semoga dengan adanya percepatan vaksinasi ini target yang diinginkan pemerintah daerah bisa tercapai diakhir tahun ini,” ucapnya.
Terpisah, Kepala Puskesmas Carita, Hj Tien mengaku saat ini Kecamatan Carita dibebani target sebanyak 60 persen. Namun, sampai saat ini target yang ditentukan tak kunjung tercapai.
“Bahwa target pencapaian kecamatan carita menginginkan 60 persen namun pada kenyataanya target tersebut belum bisa kita capai dikarenakan masih adanya masyarakat yang susah diajak vaksinasi,” katanya.











