PANDEGLANG – Empat orang jemaah haji asal Kabupaten Pandeglang yang dilaporkan meninggal duni di Arab Saudi mendapatkan santunan dan perlindungan asuransi hingga Rp51 juta.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kemenag Pandeglang Mucholid mengatakan, empat orang jemaah haji asal Kabupaten Pandeglang yang dilaporkan meninggal duni merupakan lanjut usia.
“Ada dua orang laki – laki dan dua orang perempuan. Semuanya ini kategori prioritas lansia memang,” katanya, Jumat (11/8/2023).
Baca Juga :
- Harga Beras di Banten Masih Stabil Meski Dolar Tembus Rp18 Ribu, Pemprov Siapkan Cadangan SPHP
- DPC PPP Pandeglang Gelar Konsolidasi Internal, Bentuk Panitia Muscab VI
- Insiden Penarikan Kendaraan di Serang Masuk Ranah Hukum, TNI-Polri Tegaskan Tetap Solid
- Bupati Pandeglang: Kebijakan Publik Harus Berlandaskan Keadilan Sosial
- Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Dikatakannya, tiga jemaah haji dikabarkan meninggal dunia saat masih menjalankan ibadah haji di tanah suci. Sedangkan, satu orang jemaah haji dilaporkan meninggal saat tiba di bandara Soekarno Hatta.
“Yang tiga orang itu meninggal dunia saat di tanah suci ketika wukuf. Warga Kecamatan Cimanuk, Mandalawangi dan Cikeusik. Satu lagi turun dari pesawat di bandara Soekarno Hatta. Itu dari Cimanggu,” katanya.
Dia memastikan, keempat jemaah haji yang dilaporkan meninggal dunia menerima asuransi.
“Semua jemaah yang meninggal full menerima asuransi Rp51 juta. Dan langsung dikirimkan ke rekening almarhum. Dua orang kemarin yang dari Cimanuk dan Mandalawangi pas di cek oleh pihak keluarga sudah masuk ke rekening,” katanya. (Syamsul)











