Katakita – Beredar Vidio rekaman Mentri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir saat berbincang dengan penjaga toilet di salah satu SPBU. Dalam vidio itu Erick meminta agar jajaran direksi Pertamina merubah sistem yang diterapkan pada fasilitas umum di lingkungan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) agar tidak memberlakukan tarif bagi masyarakat yang hendak menggunakan toilet.
Pasalnya, sejauh ini toilet yang ada di SPBU kerap memberlakukan sistem tarif bagi yang hendak menggunakan toilet tersebut.
“Kenapa tidak gratis. Kan ini fasilitas umum,” ucap Erick Tohir saat berbincang dengan penjaga toilet di salah satu SPBU, Selasa (23/11/2021).
Baca Juga :
- Satpol PP Serang Beri Tenggat 4 Hari untuk Bongkar Mandiri Bangli di Kibin
- Harga Minyakita di Pasar Baros Tembus Rp20 Ribu, Lampaui HET Pemerintah
- 24 SMP Swasta di Kota Serang Gratiskan SPP, Dapat Bantuan Bosda dari Pemkot
- Bupati Serang Dorong Mancak Fest Jadi Agenda Tahunan, Target Tarik Wisatawan Luar Daerah
- Sekda Serang Target Kontingen Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA 2026, 238 Atlet Diberangkatkan
Kendati demikian, agar seluruh jajaran direksi pertamina merubah sistem tarif yang diberlakukan pada seluruh SPBU. Karena, ia menilai pengusaha sudah mendapat untung dari hasil penjualan bensin dan pertokoan yang berada di lingkuang SPBU.
“Kepada direksi pertamina saya harapkan fasilitas umum seperti ini (Toilet-red) seharusnya gratis. Karena sudah dapat dari jualan bensin. Juga sudah ada toko kelontong, jadi masyarakat mestinya mendapati fasilitas tambahan,” harapnya.
“Saya minta direksi pertamina harus perbaiki Dan saya minta nanti semua bekerjasama dengan pom-pom bensin swasta toiletnya tidak boleh bayar harus gratis,”sambunganya.











