Pengelolaan Sampah di Pandeglang Masih Kontroversi, Tangsel Tunggu Keputusan Pemkab

SERANG – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memberikan tangggapan terkait masifnya aksi warga Pandeglang yang menolak kerjasama pengelolaan sampah antara Pemerintah Kabupaten Pandeglang dengan Pemkot Tangsel.

Wakil Walikota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan menegaskan, saat ini pihaknya masih menunggu keputusan Pemda Pandeglang terkait kelanjutan pengelolaan kerjasama sapmah yang rencananya bakal dibuang ke Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) Bangkonol.

“Kalau dari Tangsel tidak masalah, kami persilahkan pada Pandeglang kelanjutannya seperti apa. Jadi kami masih menunggu,” katanya, Senin (25/8/2025).

Kata Pilar, hingga kemarin Pemkab Pandeglang masih mengharapkan bisa melakukan kerja sama dengan Pemkot Tangsel terkait pengelolaan sampah dengan berbagai ketentuan.

“Kalau dari Tangsel clear tidak ada masalah, tinggal nanti kami serahkan kepada Pandeglang kelanjutannya seperti apa? Jadi kami masih menunggu, tapi kalau anggaran kami sudah siapkan,” katanya.

Meski sampai saat ini kerjasama pengelolaan sampah ke Pandeglang masih mendapat penolakan dari warga, Pilar menyebut hal itu bukan alasan untuk Pemkot Tangsel menghentikan kerjasama. Karena, hal tersebut tentunya harus dilakukan oleh dua belah pihak, yakni Pemkab Pandeglang dan Pemkot Tangsel.

Nanti tentu ini dikembalikan kepada kesiapan Pemkab Pandeglang, terkait dengan kondisi sosial masyarakat, perizinan dan lainnya.

“Kalau misalkan oke, kita lanjut. Kalau misal harus dipending berarti ada addendum. Kami menunggu kelanjutannya,” katanya.

Karena hingga saat ini belum adanya kepastian dari Pemda Pandeglang terkait kesiapan kerjasama pengelolaan sampah dari Pemkot Tangsel. Pilar menyebut saat ini pihaknya sudah menjajaki daerah lain untuk persiapan kerjasama pengelolaan sampah.

“Kita komunikasi dengan Nambo (Bogor-red) dengan Kabupaten Lebak juga kita komunikasi. Cuman kita menghargai Pandeglang karena sudah lebih awal kerjasama dengan Pandeglang,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, akhir bulan ini akan meninjau ke TPA Bangkonol. Nantinya setelah itu akan diambil kebijakan apakah kerja sama tersebut bisa dilanjutkan, ditahan atau bahkan dibatalkan.

“Gak usah anarkis, gak usah anarkis. Intinya saya akan putuskan yang terbaik untuk masyarakat Pandeglang,” singkatnya. (Syamsul Ma’arif)

error: Konten di Proteksi