SERANG – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Serang, dinilai perlu mensupport kebutuhan penyertaan modal untuk Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Albantani. Hal itu agar pelayanan bagi pelanggan bisa lebih maksimal, sehingga pemasukan untuk pendataan asli daerah (PAD) lebih meningkat.
Direktur Utama (Dirut) Perumdam Tirta Albantani Eli Mulyadi mengatakan, saat ini pihaknya perlu membuat terobosan untuk penambahan jaringan baru pipanisasi.
“Kami meminta tambahan pernyertaan modal untuk membangun jaringan pipanisasi, jaringan utama itu yang memang besar investasi nya. Terobosan membuat jaringan pedesaaan dan di arahkan ke wilayah utara yang memang air disana kurang baik sehingga kita perlu hadir,” katanya, Jumat (14/7/2023).
Baca Juga :
- Budi Rustandi Paparkan Capaian Kota Serang di HUT ke-19, Andalkan Kolaborasi Hadapi APBD Terbatas
- Walikota Serang Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Serang ke-19 Tahun
- Bapenda Serang Buka Warung BPHTB di Ciruas
- DPRD Kota Serang Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Serang yang ke-19 Tahun
- Kejar PAD, DPRD Banten Godok Perda Tambang
Dia menjabarkan, biaya untuk penambahan jaringan sambungan pelanggan baru membutuhkan anggaran kurang lebih senilai Rp200 miliar.
“Kurang lebih sekitar Rp200 miliar untuk membangun jaringan distribusi utama. Sudah mengajukan ke Bapemperda agar dibuatkan regulasi nya sehingga ditetapkan percepatan pembanguna infrastuktur air pipanisasi air bersih,” katanya.
Sementara itu, untuk 2023 tahun ini pihaknya menargetkan penambahan pelanggan sebanyak 6 ribu sambungan baru.
“Menyasar industri, developer perumahan. Target tahun ini bisa menambah 6 ribu sambungan baru, dan sekrang total pelanggan ada 28 ribu sambungan,” katanya. (Hen/Sym)











