Katakita – Rumah makan milik salah satu Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Pandeglang untuk sementara waktu.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, penyegelan dilakukan lantaran, sebuah bangunan berupa rumah makan lesehan di Kecamatan Cigeulis kedapatan menjual minuman keras (miras), pada malam tahun baru (1/1/2022) lalu.
“Betul. Kemarin dari hasil patroli penertiban, kita menyegel sebuah rumah makan lesehan karena di dalamnya kedapatan menjual miras. Pemiliknya itu kepala desa di sana,” kata Kasatpol PP Pandeglang Entus Bakti, Rabu (5/1/2022).
Baca Juga :
- Jaring Aspirasi di Dapil VI, Legislator PPP Pandeglang Soroti Bantuan RTLH
- Politisi PKB Pandeglang Optimistis “Prabowo Nomics” Sampai ke Daerah
- Warga Malingping Selatan Keluhkan Sering Mati Lampu, PLN Didesak Segera Perbaiki Layanan
- Mayora Group Perbaiki Masjid di Cadasari Pandeglang Melalui Program CSR
- Minat ke Madrasah di Banten Menurun, PGIN Kota Serang Gelar Seminar Penguatan Guru
Disebutkannya, dari hasil penggeledahan yang dilakukan atas dasar dari laporan masyarakat yang mengetahui jika di lokasi tersebut diduga kerap dijadikan tempat penjualan miras. Dimana, petugas mengamankan sejumlah botol berisikan miras siap edar.
Botol-botol miras itu ditemukan masih dengan kondisi disimpan rapat di dalam kardus di rumah makan lesehan milik kades tersebut.
“Di dalamnya menjual miras, iyah ada ditemukan. Ketika kita cek, pemiliknya itu tidak bisa membuktikan izinnya,” ungkapnya.
Rumah makan milik kades itu pun akhirnya resmi disegel pada Senin (3/1) kemarin. Saat dilihat wartawan, foto penyegelan sudah dilakukan dengan memasang spanduk bertuliskan ‘kegiatan usaha ini ditutup karena tidak memiliki izin’.











