Katakita – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang, Bahrul Ulum terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Kabupaten Serang, Selasa (15/03/2022). Ulum dipilih oleh pemilik suara pada musyawarah yang digelar di salah satu hotel.
Ketua PSSI Kabupaten Serang terpilih, Bahrul Ulum mengatakan, pihaknya akan fokus pada program awal dengan mempercepat legalisasi Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Serang.
“Sebanyak 34 SSB baru tiga yang legal yakni Anyer Pratama, Gunung Pinang, dan Halilintar Tirtayasa,” kata Bahrul.
Baca Juga :
- Satpol PP Serang Beri Tenggat 4 Hari untuk Bongkar Mandiri Bangli di Kibin
- Harga Minyakita di Pasar Baros Tembus Rp20 Ribu, Lampaui HET Pemerintah
- 24 SMP Swasta di Kota Serang Gratiskan SPP, Dapat Bantuan Bosda dari Pemkot
- Bupati Serang Dorong Mancak Fest Jadi Agenda Tahunan, Target Tarik Wisatawan Luar Daerah
- Sekda Serang Target Kontingen Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA 2026, 238 Atlet Diberangkatkan
Ia juga akan mempersiapkan atlit dalam menghadapi liga santri dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dengan menargetkan emas pada ajang tersebut.
“Ini menjadi tanggung jawab pengurus untuk kembali meraih prestasi yang pernah diraih sebelumnya,” ucapnya.
Soal Perserang masuk liga satu, Diakuinya tidak mudah. Namun, Dia optimis dengan kolaborasi tim dan manajemen yang kuat bisa masuk liga tersebut.
“Untuk masuk liga satu tidak hanya manajerial namun finansial yang luar biasa juga dibutuhkan,Kami tetap optimis ,” katanya.
Dia juga berharap, setiap Kecamatan memiliki lapangan sepakbola yang bisa digunakan sebagai tempat latihan para SSB.
“Dengan fasilitas stadion yang mencukupi dan SSB yang terlegalisasi mudah-mudahan bisa maksimal dalam mencari atlit sepakbola,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menaruh harapan besar terhadap generasi baru persepakbolaan Kabupaten Serang.Saat menjabat Ketua Askab PSSI Kabupaten Serang pihaknya berjuang menghidupkan kembali Perserang dan masuk liga dua sampai saat ini.
“Saat itu Perserang dibekukan dan bisa kembali aktif dan semoga kedepan bisa masuk liga satu,” tuturnya.
Pihaknya juga menargetkan setiap Kecamatan memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) dengan harapan memiliki peluang untuk mendapatkan atlit di Perserang.
“Melalui sepakbola persatuan di Kabupaten Serang semakin menguat dan manfaat yang didapatkan juga terasa bagi masyarakat,” ucapnya.
Saat ini, Pemkab Serang juga sedang melakukan pembangunan lapangan sepakbola setiap Kecamatan sebagai bentuk dukungan pada atlit.
“Yang sudah ada di Pabuaran, Tunjung Teja, Mancak, Keragilan, dan Cikande,” kata Tatu. Selain itu, kawasan Puspemkab juga sedang dibangun tiga lapangan bola. (Syamsul)











