PANDEGLANG – Oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang yang menjadi terlapor dalam dugaan kasus pencabulan, terlihat memasuki ruangan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pandeglang, dengan pengawalan ketat oleh masyarakat yang berseragam hitam, Selasa (20/12/2022).
Berdasarkan informasi yang diperloh wartawan, kehadiran Oknum Anggota DPRD Pandeglang ke Polres Pandeglang sebagai upaya untuk memenuhi pemanggilan kedua yang dilakukan oleh polisi.
Baca Juga :
- Remaja Tenggelam di Sungai Irigasi Cikeusal Ditemukan Meninggal Dunia
- Wabup Serang Harap Raperda Prakarsa DPRD Jadi Landasan Program Kerakyatan
- Bupati Dewi Setiani Apresiasi KKP, Kampung Nelayan Merah Putih di Cikeusik Diharap Dongkrak Kesejahteraan
- Bupati Serang Pastikan Batik Kaserangan dan Kopi Unggulan Siap Tembus Pasar Global
- Pemkab Pandeglang Salurkan Dana Hibah Rp 3 Miliar untuk MDT dan TPQ
Y tiba di ruangan Satreskrim sekira pukul 09.45 WIB, dan langsung bergegas masuk ke ruangan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).
Sebelumnya, Unit PPA Satreskrim Polres Pandeglang, sudah menetapkan terlapor menjadi tersangka, pada 3 Desember 2022 dengan nomor S.TAP/59/XII/2022/Satreskrim.
Yang mana, dalam surat itu terlapor ditetapkan sebgai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana perbuatan cabul atau asusila. Dijerat dengan pasal 289 KUHPidana atau Pasal 281 KUHPidana. (Syamsul)











