SERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten menghimbau agar masyarakat bisa lebih waspada dengan kondisi cuaca ekstrem saat ini.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Banten, Nana Suryana mengatakan, saat ini wialyah Tangerang Raya rawan terhadap bencana banjir dan puting beliung. Sementara di daerah selatan seperti Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak dan Pandeglang rawan terhadap bencana longsor, banjir bandang, gempa dan tsunami.
Baca Juga :
- MUI Pandeglang Minta Sanksi Tegas untuk Oknum ASN yang Diduga Terlibat LGBT
- Laskar Biru Bersihkan Lingkungan Stadion Badak Pandeglang, Ajak Warga Jaga Kebersihan
- Ditreskrimum Polda Banten Tangkap 3 Pelaku Pemerasan PT Gandasari Energi, Ancam Duduki Kapal
- Wabup Serang Terima 3 Guru Muda Astra, Dorong Peningkatan Mutu SD di Cikande
- DPRD Pandeglang Soroti 4 Proyek DPUPR Jadi Temuan BPK, Minta Kontraktor Kembalikan Kelebihan Bayar Rp222 Juta
“Daerah Tangerang Raya sering banjir diakibatkan oleh curah hujan tinggi, luapan sungai Cisadane dan Ciliwung. Bahkan beberapa hari Tangerang banjir. Namun kini sudah mulai surut, diketahui dalam bencana banjir tersebut tak ada laporan kerusakan maupun korban,” katanya, Rabu (1/3/2023).
Dikatakanya, saat ini pihaknya terus melakukan evaluasi penanganan dan mitigasi bencana. Hal itu dilakukan guna mengurangi indeks risiko bencana.
“Kami terus melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk melakukan pemangkasan maupun penebangan pohon yang bisa mengakibatkan bencana. Guna mengurangi korban jiwa kalau terjadi bencana,” katanya.(Suhendi)











