Katakita – Para pemandu lagu (PL) tempat hiburan malam di Jalan Lingakr Selatan (JLS) beserta masa trun langsung menghadang petugas yang hendak membongkar tempat hiburan malam (THM), Senin (15/11/2021).
Salah seorang orator dalam aksi unjukrasa Toha mengatakan, aksi unjuk rasa yang dilakukan sebagai bentuk upaya untuk mempertahankan pekerjaan. Pasalnya, jika tempat hiburan dibongkar oleh petugas maka banyak yang kehilangan mata pencahariannya.
” Cari solusi jangan asal main bongkar saja,” kata Toha.
Baca juga:
- Kasus Tindak Pidana Perempuan dan Anak di Pandeglang Turun, tapi Perkosaan dan KDRT Naik
- Kejari Serang Hentikan Penuntutan Sopir Pemakai Sabu Lewat Restorative Justice
- Resmi! Kecamatan Tigaraksa Layani Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Tangerang
- Sebanyak 1.165 Unit Randis Pemkab Pandeglang Belum Bayar Pajak
- Bupati Serang Letakkan Batu Pertama SDN Inpres Cikeusal, Target Rampung November 2026
Berdasakan pantauan, para demonstran berbondong-bondong menghadang alat berat yang diturunkan petugas.
Disamping itu, terlihat dalam properti demonstrasi bertuliskan “Jika tempat kerja kami di bongkar maka nafkahi kami. Kami bukan koruptor yang haus kalian usik”
Berdasarkan informasi, lantaran alat berat yang diturunkan petugas dihadang oleh masa aksi para petugas kembali memutar balik kan alat berat yang diturunkan.











