Katakita – Para pemandu lagu (PL) tempat hiburan malam di Jalan Lingakr Selatan (JLS) beserta masa trun langsung menghadang petugas yang hendak membongkar tempat hiburan malam (THM), Senin (15/11/2021).
Salah seorang orator dalam aksi unjukrasa Toha mengatakan, aksi unjuk rasa yang dilakukan sebagai bentuk upaya untuk mempertahankan pekerjaan. Pasalnya, jika tempat hiburan dibongkar oleh petugas maka banyak yang kehilangan mata pencahariannya.
” Cari solusi jangan asal main bongkar saja,” kata Toha.
Baca juga:
- Cegah Pelanggaran, Lapas Kelas IIA Serang Gelar Apel Ikrar Pemasyarakatan
- Bupati Serang Lantik 283 Kepala Sekolah dan Ambil Sumpah 40 PNS Baru
- Temui Menhub, Bupati Serang Minta Perbaikan PJU di Jalan Nasional
- Lantik 9 Pejabat Eselon IIb, Bupati Pandeglang Minta Kerja Cepat dan Responsif
- Anggota DPRD Pandeglang Laporkan Pengusaha ke Polres atas Dugaan Penipuan Rp400 Juta
Berdasakan pantauan, para demonstran berbondong-bondong menghadang alat berat yang diturunkan petugas.
Disamping itu, terlihat dalam properti demonstrasi bertuliskan “Jika tempat kerja kami di bongkar maka nafkahi kami. Kami bukan koruptor yang haus kalian usik”
Berdasarkan informasi, lantaran alat berat yang diturunkan petugas dihadang oleh masa aksi para petugas kembali memutar balik kan alat berat yang diturunkan.











