SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengalokasikan anggaran sebesar Rp125 miliar untuk bantuan keuangan (Bankeu) 8 Kabupaten/Kota yang ada di Banten.
Bantuan keuangan kini sudah masuk dalam tahapan pembahasan dan persetujuan. Artinya, bantuan keuangan bakal segera dicairkan.
Anggaran Bankeu tahun 2023 sebesar Rp125 miliar dengan rincian sebagai berikut, Kabupaten Serang mendapat Rp30 miliar, Kabupaten Pandeglang Rp20 miliar, Kabupaten Lebak Rp30 miliar, Kabupaten Tangerang Rp5 miliar, Kota Tangerang Rp5 miliar, Kota Cilegon Rp miliar, Kota Tangerang Selatan Rp5 miliar, serta Kota Serang Rp25 miliar.
Baca Juga :
- Satpol PP Serang Beri Tenggat 4 Hari untuk Bongkar Mandiri Bangli di Kibin
- Harga Minyakita di Pasar Baros Tembus Rp20 Ribu, Lampaui HET Pemerintah
- 24 SMP Swasta di Kota Serang Gratiskan SPP, Dapat Bantuan Bosda dari Pemkot
- Bupati Serang Dorong Mancak Fest Jadi Agenda Tahunan, Target Tarik Wisatawan Luar Daerah
- Sekda Serang Target Kontingen Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA 2026, 238 Atlet Diberangkatkan
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti mengatakan, Pemerintah yang ada di Kabupaten/Kota harus mengelola dengan baik Bankeu yang dialokasikan oleh Pemprov Banten.
“Jangan sampai penyaluran bantuan keuangan ini menimbulkan permasalahan hukum. Oleh karena itu sejak awal perencanaannya harus matang. Sehingga pelaksanaannya bisa di pertanggungjawabkan,” katanya, Jumat (24/2/2023).
Sementara itu, dengan adanya Bankeu yang dialokasi bisa mengendalikan inflasi Daerah.
“Bantuan keuangan ini harus berdampak pada pengendalian inflasi, penanganan stunting dan gizi buruk, penanganan kemiskinan ekstrem, peningkatan investasi dan menunjang data pemilih pada Pemilu 2024 mendatang,” katanya.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Banten, M Tranggono berharap, anggaran Bankeu yang dialokasikan pada 2023 ini bisa lebih mempercepat pembangunan Daerah.
“Pemerintah Kabupaten/Kota harus mengacu petunjuk teknis dalam pengelolaan Bantuan Keuangan ini agar, bisa memberikan dampak positif untuk kemajuan daerah yang ada di Provinsi Banten,” katanya. (Suhendi/Syamsul)











