PANDEGLANG – Kelompok kerja wartawan (Porwan) Pandeglang menggelar doa bersama dan refleksi pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2023. Tidak hanya itu, selama rangkaian kegiatan yang digelar di pancaniti alun-alun Kabupaten Pandeglang diiringi dengan menyalakan lilin sebagau simbol untuk memberikan penerangan kepada masyarakat.
Penasehat Porwan Pandeglang, Mardiana Tirta Laksana yang akrab disapa Rian mengatakan, banyak hal yang perlu di renungkan selama menjalankan profesi sebagai wartawan.
“Kita menyalakan lilin ini sebagai simbol memberikan penerangan kepada masyarakat dari setiap karya berita yang dibuat, sekaligus mendoakan para senior wartawan yang telah meninggal dunia,” katanya, Kamis (9/2/2023).
Baca Juga :
- Harga Beras di Banten Masih Stabil Meski Dolar Tembus Rp18 Ribu, Pemprov Siapkan Cadangan SPHP
- DPC PPP Pandeglang Gelar Konsolidasi Internal, Bentuk Panitia Muscab VI
- Insiden Penarikan Kendaraan di Serang Masuk Ranah Hukum, TNI-Polri Tegaskan Tetap Solid
- Bupati Pandeglang: Kebijakan Publik Harus Berlandaskan Keadilan Sosial
- Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Sementara itu, Ketua Porwan Pandeglang, Tb Agus Jamaludin mengatakan, dalam menjalankan tugas dengan profesi wartawan tentu memiliki tanggung jawab yang besar. Karena, setiap karya jurnalistik yang diterbitkan dipastikan memiliki dampak tersendiri.
“Berita yang di naikan itu pasti ada yang baik dan tidak, setiap liputan bareng ada yang lengkap ada yang tidak lengkap jadi berita yang dibuat itu harus bertanggung jawab setiap resikonya,” katanya.
Meski kegiatan peringatan HPN yang digelar Porwan Pandeglang secara sederhana. Namun, diharapkan bisa memberikan manfaat dan keberkahan. Paslnya, usai menggelar kegiatan doa bersama dan refleksi HPN. Porwan Pandeglang menyantuni anak yatim.
Disamping itu, Porwan Pandeglang mengapresiasi atas support yang sudah diberikan oleh Mayora Grup di Kabupaten Pandeglang. (Red)











