PANDEGLANG – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pandeglang menuding satgas saber pungli tumpul dalam mengungkap kasus pungtan liar di Kabupaten Pandeglang.
Ketua HMI Cabang Pandeglang Entis Sumantri mengatakan, pembentukan satgas saber pungli di Kabupaten Pandeglang tidak efektif dalam mengunkap kasus dugaan tindak pidana pungutan liar dan tindak pidana korupsi.
“Pungutan liar dan tindak pidana korupsi di Kabupaten Pandeglang padahal satgas pungli sudah dibentuk tapi tidak ada bukti dan kinerja yang konkrit pasca dibentuk nya satgas pungli tersebut,” katanya sat menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Polres Pandeglang, Senin (5/6/2023).
Baca Juga :
- Harga Beras di Banten Masih Stabil Meski Dolar Tembus Rp18 Ribu, Pemprov Siapkan Cadangan SPHP
- DPC PPP Pandeglang Gelar Konsolidasi Internal, Bentuk Panitia Muscab VI
- Insiden Penarikan Kendaraan di Serang Masuk Ranah Hukum, TNI-Polri Tegaskan Tetap Solid
- Bupati Pandeglang: Kebijakan Publik Harus Berlandaskan Keadilan Sosial
- Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Padahal, sejauh ini pungutan liar di Kabupaten Pandeglang masih marak. Terutama pada lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Pandeglang.
“Banyak sekali aduan – aduan dari masyarakat perihal pungli di Kabupaten Pandeglang. Tapi, tidak ada yang dituntaskan apa jangan – jangan pihak kepolisian ini ikut terlibat didalamnya,” katanya.
Pihaknya meminta agar polres Pandeglang bisa menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan apa yang sudah diamanatkan Undang – Undang.
“Seharusnya sebagai aparat penegak hukum bisa menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan undang – undang. Jangan hanya kapolres nya ikut mendampingi bupati saja,” katanya. (Syamsul)











