PANDEGLANG – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pandeglang menuding satgas saber pungli tumpul dalam mengungkap kasus pungtan liar di Kabupaten Pandeglang.
Ketua HMI Cabang Pandeglang Entis Sumantri mengatakan, pembentukan satgas saber pungli di Kabupaten Pandeglang tidak efektif dalam mengunkap kasus dugaan tindak pidana pungutan liar dan tindak pidana korupsi.
“Pungutan liar dan tindak pidana korupsi di Kabupaten Pandeglang padahal satgas pungli sudah dibentuk tapi tidak ada bukti dan kinerja yang konkrit pasca dibentuk nya satgas pungli tersebut,” katanya sat menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Polres Pandeglang, Senin (5/6/2023).
Baca Juga :
- Budi Rustandi Paparkan Capaian Kota Serang di HUT ke-19, Andalkan Kolaborasi Hadapi APBD Terbatas
- Walikota Serang Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Serang ke-19 Tahun
- Bapenda Serang Buka Warung BPHTB di Ciruas
- DPRD Kota Serang Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Serang yang ke-19 Tahun
- Kejar PAD, DPRD Banten Godok Perda Tambang
Padahal, sejauh ini pungutan liar di Kabupaten Pandeglang masih marak. Terutama pada lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Pandeglang.
“Banyak sekali aduan – aduan dari masyarakat perihal pungli di Kabupaten Pandeglang. Tapi, tidak ada yang dituntaskan apa jangan – jangan pihak kepolisian ini ikut terlibat didalamnya,” katanya.
Pihaknya meminta agar polres Pandeglang bisa menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan apa yang sudah diamanatkan Undang – Undang.
“Seharusnya sebagai aparat penegak hukum bisa menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan undang – undang. Jangan hanya kapolres nya ikut mendampingi bupati saja,” katanya. (Syamsul)











