Katakita – Ditengah melambungnya harga minyak goreng di pasaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopumindag) menggelar operasi pasar (OP) untuk menekan harga minyak goreng.
Kepala Diskopumindag Kabupaten Serang, Adang Rahmat mengatakan operasi pasar akan di gelar di 29 Kecamatan yang berad di Kabupaten Serang.
“Insya Allah semua kecamatan kebagian, kita siapkan 2.000 liter per kecamatan,”kata Adang, Senin (17/1/2022).
Baca Juga :
- Satpol PP Serang Beri Tenggat 4 Hari untuk Bongkar Mandiri Bangli di Kibin
- Harga Minyakita di Pasar Baros Tembus Rp20 Ribu, Lampaui HET Pemerintah
- 24 SMP Swasta di Kota Serang Gratiskan SPP, Dapat Bantuan Bosda dari Pemkot
- Bupati Serang Dorong Mancak Fest Jadi Agenda Tahunan, Target Tarik Wisatawan Luar Daerah
- Sekda Serang Target Kontingen Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA 2026, 238 Atlet Diberangkatkan
Karena, saat ini harta jual minyak goreng di pasar Kabupaten Serang mecapai Rp18.500 perliternya. Padahal, seharusnya harga jual minyak goreng harga eceran tertinggi (HET) Rp14 ribu.
“Ini untuk menekan harga di pasaran. Untuk harga jual operasi pasar perliter Rp14.000, jadi masing-masing warga diperbolehkan membeli 2 liter dengan harga Rp28.000,”katanya.
Sementara itu saat ini pihaknya menyediakan sebanyak 3.600 liter. Untuk memenuhi mebutuhan masyarakat Kecamatan Ciruas.
“Kalau saat ini kita siapkan 3.600 liter, saya pastikan akan kebagian semua,”jelasnya.
Adang menambahkan, untuk memudahkan pendistribusian setiap digelar operasi pasar pihaknya akan menyiapkan gudang di wilayah Kecamatan Ciruas yang bekerjasama dengan pihak kepala desa yang memiliki gudang.
“Biar ketersediaan tidak terlambat lagi dalam penyaluran distributor akan menyimpan stok di wilayah Ciruas ini,”ujarnya.
Salah satu warga Kampung Dukuh, Desa Bumi Jaya, Kecamatan Ciruas, Iis Marni mengaku sudah mengantri sejak pagi untuk membeli minya goreng karena harganya lebih murah dari pasaran.
“Lumayan pak kalau Cuma Rp28.000 dua liter, kalau di pasaran itu ada yang sampai Rp38 ribu satu dus atau dua liternya,”singaktnya. (Syamsul)











