Katakita – Akibat dari insiden kecelakaan yang dialami pembalap jargon Honda Repsol di Sirkuit Mandalika saat mengikuti Free Practice pagi tadi, Minggu (20/3/2022).
Akibat insiden tersebut, Marc Marquez tak bisa tampil di MotoGP Indonesia lantaran mengalami gegar otak.
Hal itu diungkapkan Direktur tim medis MotoGP, dr Angel Charte, menjelaskan kondisi Marquez saat ini baik-baik saja. Hanya saja untuk benar-benar mengetahui dampak dari cedera gegar otak perlu observasi selama beberapa waktu.
Baca Juga :
- Era Budi, Pemkot Serang Raih Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional
- Andra Soni Lepas 160 Kader PWNU Banten, Dukung Sinergi Ekonomi Pesantren
- Korban Arisan Bodong Datangi Polsek Cadasari, Tuntut Kejelasan Pengembalian Uang
- Satlantas Polres Pandeglang Tindak Truk Sumbu Tiga yang Langgar Jam Operasional
- Konfederasi Organisasi Profesi Guru Kemenag Dikukuhkan, Jadi Rumah Besar Perjuangan Guru Madrasah
Karena itu demi keamanan Marquez dinyatakan tidak cukup sehat untuk bertanding.
“Marc baik-baik saja. Dia mengalami kecelakaan energi tinggi di sesi pemanasan yang mengakibatkan cedera kepala,” kata dr Angel seperti dikutip dari laman MotoGP.
“Awalnya kami periksa di sini, tapi kemudian ia dirujuk ke rumah sakit di Lombok. Ia menjalani beberapa pemeriksaan radiologi yang hasilnya negatif. Dengan kesepakatan bersama rider dan tim, serta sifat patologi cedera seperti ini yang butuh observasi 12-24 jam, rider, tim, dan staf MotoGP memutuskan ia tidak cukup sehat untuk bertanding,” lanjut dr Angel. (Red)











