Katakita – Akibat dari insiden kecelakaan yang dialami pembalap jargon Honda Repsol di Sirkuit Mandalika saat mengikuti Free Practice pagi tadi, Minggu (20/3/2022).
Akibat insiden tersebut, Marc Marquez tak bisa tampil di MotoGP Indonesia lantaran mengalami gegar otak.
Hal itu diungkapkan Direktur tim medis MotoGP, dr Angel Charte, menjelaskan kondisi Marquez saat ini baik-baik saja. Hanya saja untuk benar-benar mengetahui dampak dari cedera gegar otak perlu observasi selama beberapa waktu.
Baca Juga :
- Harga Beras di Banten Masih Stabil Meski Dolar Tembus Rp18 Ribu, Pemprov Siapkan Cadangan SPHP
- DPC PPP Pandeglang Gelar Konsolidasi Internal, Bentuk Panitia Muscab VI
- Insiden Penarikan Kendaraan di Serang Masuk Ranah Hukum, TNI-Polri Tegaskan Tetap Solid
- Bupati Pandeglang: Kebijakan Publik Harus Berlandaskan Keadilan Sosial
- Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Karena itu demi keamanan Marquez dinyatakan tidak cukup sehat untuk bertanding.
“Marc baik-baik saja. Dia mengalami kecelakaan energi tinggi di sesi pemanasan yang mengakibatkan cedera kepala,” kata dr Angel seperti dikutip dari laman MotoGP.
“Awalnya kami periksa di sini, tapi kemudian ia dirujuk ke rumah sakit di Lombok. Ia menjalani beberapa pemeriksaan radiologi yang hasilnya negatif. Dengan kesepakatan bersama rider dan tim, serta sifat patologi cedera seperti ini yang butuh observasi 12-24 jam, rider, tim, dan staf MotoGP memutuskan ia tidak cukup sehat untuk bertanding,” lanjut dr Angel. (Red)











