PANDEGLANG – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pandeglang, Yadi Rusmayadi menuding pelaksana jalan Marapat-Camara di Kecamagan Cigeulis tidak profesional dalam melaksanakan pekerjaannya.
Karen, dengan banyaknya permasalahan yang kini terjadi dalam proses pekerjaan terkesan pelaksana proyek bermain mata dengan konsultan pengawas.
“Ini terkesan adanya kongkalikong atau kolaborasi antara konsultan dengan pihak pelaksana. Itu memang masuk akal karena saya dahulu pernah ada di ranah itu. Pihak pelaksana biasanya bermain mata dengan pelaksana,” kata Yadi kepada Katakita.co, Senin (30/5/2022).
Baca Juga :
- DPKPP Pandeglang Gulirkan Program BSPS di 22 Kecamatan
- Gemilang! Era Budi Rustandi, Pemkot Serang Sabet 5 Penghargaan BKN Sekaligus
- Personel Polresta Serang Kota Cek TKP Dugaan Penemuan Mayat di Parkiran Mall Ramayana
- Era Budi, Pemkot Serang Raih Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional
- Andra Soni Lepas 160 Kader PWNU Banten, Dukung Sinergi Ekonomi Pesantren
Ditegaskannya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang harus lebih ketat dalam mengawasi setiap proyek Jalan Kabupaten Mantap Betul (Jakamantul).
“Dinas PUPR dan konsultan pengawas harus betul-betul mengawasi pelaksanaan pekerjaan jalan,” tuturnya.
Ia berharap pelaksanaan program jakamantul di Kabupaten Pandeglang tidak ditemukan adanya permasalahan yang akhirnya bisa mencederai terhadap program.
“Agar pelaksanaan jakamantul ini tidak bermasalah di semua kecamatan jadi harus betul-betul pengawasannya,”tandasnya. (Syamsul)











