PANDEGLANG – Kondisi jalan di Kampung Garung, Desa Pasireurih, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang-Banten dikeluhakna warga.
Pasalnya, jalan beton yang baru saja dibangun pada tiga bulan lalu kini dalam keadaan amblas.
Akibatnya, pengendara yang melintas di jalur tersebut perlu berhati-hati guna menghindari kecelakaan.
Atina Salama Warga sekitar mengatakan, jalan yang mengalami kerusakan itu merupakan ruas jalan Kadupaeh-Kaduronyok. Dia menyebut, jika kerusakan yang kini terjadi tidak segera dikhawatirkan bakal semakin parah.
“Jalan betonisasi ini akses jalan Kadupaeh- Kaduronyok, selesai di betonnya jalan ini sekitar bulan Oktober. Tapi sekarang sudah amblas lagi, dan menimbulkan retakan kalau tidak segera diperbaiki kerusakannya akan semakin melebar,” katanya, Minggu (8/1/2023).
Baca Juga :
- Satpol PP Serang Beri Tenggat 4 Hari untuk Bongkar Mandiri Bangli di Kibin
- Harga Minyakita di Pasar Baros Tembus Rp20 Ribu, Lampaui HET Pemerintah
- 24 SMP Swasta di Kota Serang Gratiskan SPP, Dapat Bantuan Bosda dari Pemkot
- Bupati Serang Dorong Mancak Fest Jadi Agenda Tahunan, Target Tarik Wisatawan Luar Daerah
- Sekda Serang Target Kontingen Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA 2026, 238 Atlet Diberangkatkan
Selain badan jalan yang retak dan amblas, tembok penahan tanah juga ikut ambruk, sehingga penopang jalan tidak kuat menahan jalan.
“Bawah jalan beton juga sudah berlubang, sehingga posisi beton tersebut sudah menggantung. Kalau lama-lama bisa bales lagi,” katanya.
Sementara itu Camat Cisata Asep Permana kepada wartawan membenarkan kondisi jalan tersebut amblas. Untuk itu, pihaknya akan menyampaikan kepada pihak terkait, agar segera dilakukan perbaikan kembali.
“Kalau tidak salah itu dari dinas perovinsi pekerjaannya, memang mungkin karena curah hujan yang tinggi beberapa waktu lalu sehingga jalan beton tersebut amblas. Nanti coba saya akan koordinasikan, agar bisa dilakukan perbaikan kembali,” katanya. (Syamsul)











