PANDEGLANG – Kondisi jalan di Kampung Garung, Desa Pasireurih, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang-Banten dikeluhakna warga.
Pasalnya, jalan beton yang baru saja dibangun pada tiga bulan lalu kini dalam keadaan amblas.
Akibatnya, pengendara yang melintas di jalur tersebut perlu berhati-hati guna menghindari kecelakaan.
Atina Salama Warga sekitar mengatakan, jalan yang mengalami kerusakan itu merupakan ruas jalan Kadupaeh-Kaduronyok. Dia menyebut, jika kerusakan yang kini terjadi tidak segera dikhawatirkan bakal semakin parah.
“Jalan betonisasi ini akses jalan Kadupaeh- Kaduronyok, selesai di betonnya jalan ini sekitar bulan Oktober. Tapi sekarang sudah amblas lagi, dan menimbulkan retakan kalau tidak segera diperbaiki kerusakannya akan semakin melebar,” katanya, Minggu (8/1/2023).
Baca Juga :
- Budi Rustandi Paparkan Capaian Kota Serang di HUT ke-19, Andalkan Kolaborasi Hadapi APBD Terbatas
- Walikota Serang Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Serang ke-19 Tahun
- Bapenda Serang Buka Warung BPHTB di Ciruas
- DPRD Kota Serang Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Serang yang ke-19 Tahun
- Kejar PAD, DPRD Banten Godok Perda Tambang
Selain badan jalan yang retak dan amblas, tembok penahan tanah juga ikut ambruk, sehingga penopang jalan tidak kuat menahan jalan.
“Bawah jalan beton juga sudah berlubang, sehingga posisi beton tersebut sudah menggantung. Kalau lama-lama bisa bales lagi,” katanya.
Sementara itu Camat Cisata Asep Permana kepada wartawan membenarkan kondisi jalan tersebut amblas. Untuk itu, pihaknya akan menyampaikan kepada pihak terkait, agar segera dilakukan perbaikan kembali.
“Kalau tidak salah itu dari dinas perovinsi pekerjaannya, memang mungkin karena curah hujan yang tinggi beberapa waktu lalu sehingga jalan beton tersebut amblas. Nanti coba saya akan koordinasikan, agar bisa dilakukan perbaikan kembali,” katanya. (Syamsul)











