PANDEGLANG – Bupati Pandeglang Irna Narulita bersama jajaran terjun langsung meninjau rumah warga di Kabupaten Pandeglang yang mengalami kerusakan akibat bencana yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan angin kencang pada, Senin (20/3/2023) kemarin.
Dalam peninjauannya, Bupati memberikan bantuan secara langsung kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan.
“Kami sangat prihatin atas bencana angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Pandeglang, kita sebagai manusia harus bersabar, apapun yang terjadi ini ujian dari Allah. Mudah-mudahan dibalik musibah ini ada hikmahnya,” katanya saat memberikan bantuan kepada warga Gardu Tanjak, Selasa (21/3/2023).
Baca Juga :
- Satpol PP Serang Beri Tenggat 4 Hari untuk Bongkar Mandiri Bangli di Kibin
- Harga Minyakita di Pasar Baros Tembus Rp20 Ribu, Lampaui HET Pemerintah
- 24 SMP Swasta di Kota Serang Gratiskan SPP, Dapat Bantuan Bosda dari Pemkot
- Bupati Serang Dorong Mancak Fest Jadi Agenda Tahunan, Target Tarik Wisatawan Luar Daerah
- Sekda Serang Target Kontingen Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA 2026, 238 Atlet Diberangkatkan
Menurutnya, Pemerintah Daerah selalu siaga dalam penanganan bencana, karena untuk menjaga keselamatan warga disamping itu pihaknya dengan cepat memberikan bantuan logistik untuk kebutuhan sehari-hari.
“Kami telah instruksikan pihak BPBD, Dinsos dan jajaran terkait lainnya, untuk secepat mungkin menyalurkan bantuan, karena dalam hal penanganan bencana apapun, kita harus bertidak cepat membantu para korban, baik melakukan evakuasi serta memberikan bantuan, yang jelas keselamatan dan kebutuhan warga jadi prioritas utama,” katanya.
Sementara itu, Camat Pandeglang Bambang Suyantho mengatakan hujan deras disertai angin kencang yang terjadi hari senin kemarin berdampak pada kerusakan rumah warga khususnya dua kelurahan yakni Kelurahan Pandeglang dan Kelurahan Kabayan.
Berdasarkan hasil pendataan, dampak kerusakan bencana tersebut khususnya di Kelurahan Pandeglang ada 15 titik rumah warga yang tergolong rusak berat dan 1 rumah mengalami rusak sedang dan rusak ringan, termasuk pondok pesantren dan perkantoran PKM Cikupa.
“Untuk korban jiwa alhamdulilah tidak ada, kepada warga Pandeglang untuk tetap waspada dan siaga, mengingat cuaca saat ini tidak menentu, kesiapsiagaan sangat penting untuk meminimalisir jatuhnya korban,” katanya. (Syamsul)











