Lapas Serang Panen Blewah dan Anggur, Hasil Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

SERANG — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Serang kembali menunjukkan hasil program pembinaan kemandirian melalui kegiatan panen blewah dan anggur. Panen yang dilakukan di area pertanian lapas ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterampilan serta produktivitas warga binaan di bidang ketahanan pangan.

Warga binaan dilibatkan secara langsung mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga panen. Pemanfaatan lahan yang tersedia secara optimal diharapkan dapat memberi bekal keterampilan yang bermanfaat saat mereka kembali ke masyarakat.

Yang menarik, budidaya anggur di Lapas Kelas IIA Serang dikembangkan dengan 10 varietas yang berasal dari berbagai negara. Keragaman ini tidak hanya bertujuan produktif, tetapi juga bernilai edukatif dan inovatif bagi warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Serang Riko Stiven mengatakan, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen.

“Program pembinaan kemandirian ini kami dorong agar warga binaan memiliki bekal keterampilan yang nyata. Panen blewah dan anggur ini adalah salah satu bukti bahwa dengan pembinaan yang tepat, mereka mampu berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bernilai,” ujar Riko, Senin (13/7/2026).

Ia menambahkan, program tersebut juga sejalan dengan akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam meningkatkan kualitas pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

Selain mendukung ketahanan pangan, Lapas Kelas IIA Serang berkomitmen terus mengembangkan program pembinaan yang inovatif dan berkelanjutan. Tujuannya menciptakan warga binaan yang produktif, mandiri, serta siap berkontribusi positif di tengah masyarakat.(Suhendi/red)

error: Konten di Proteksi