SERANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia atau Kanwil BI Provinsi Banten optimis inflasi untuk periode Bulan Juli 2023 di dua Daerah yang ada di Provinsi Banten mengalami penurunan. Pasalnya, inflasi di Kabupaten Serang sebelumnnya mencapai 0,35 persen. Namun padq Bulan Juni 2023 turun menjadi 0,11% month to month (MTM).
“Untuk di Bulan Juli ini kita optimis inflasi nya bisa lebih rendah lagi, besok sudah ada rilis dari BPS kita tunggu. Harapannya bisa lebih rendah lewat kegiatan pasar murah dan kegiatan budidaya tanaman holtikultura di wilayah Kabupaten Serang dan sekitarnya,” kata Kepala Tim Fungsi Perumusan Kanwil BI Provinsi Banten Muhammad Lukman Hakim, Senin (23/7/2023).
Baca Juga :
- MUI Pandeglang Minta Sanksi Tegas untuk Oknum ASN yang Diduga Terlibat LGBT
- Laskar Biru Bersihkan Lingkungan Stadion Badak Pandeglang, Ajak Warga Jaga Kebersihan
- Ditreskrimum Polda Banten Tangkap 3 Pelaku Pemerasan PT Gandasari Energi, Ancam Duduki Kapal
- Wabup Serang Terima 3 Guru Muda Astra, Dorong Peningkatan Mutu SD di Cikande
- DPRD Pandeglang Soroti 4 Proyek DPUPR Jadi Temuan BPK, Minta Kontraktor Kembalikan Kelebihan Bayar Rp222 Juta
Penurunan inflasi tersebut terjadi karena adanya upaya yang dilakukan, seperti halnya menggelar operasi pasar murah.
“Menjual kebutuhan pokok yang dilakukan pihak-pihak terkait salah satunya telur ayam dengan harga bisa dijangkau oleh masyarakat hanya Rp27.500 perkilogramnya. Sedangkan distributor maupun gerai pasar modern menjual kebutuhan pokok yakni telur ayam sebesar Rp32 ribu perkilogramnya,” katanya.
Kendati demikian, pihaknya mengaku optimis hingga penghujung tahun 2023 bisa mencapai target nasional.
“Jadi artinya masih disekitaran target, masih optimis akhir tahun masih sampai dengan target. Adapun untuk targetnya, sesuai dengan target nasional 3 persen. Jadi jika untuk tahun lalu cukup tinggi 72,2 persen dan saat ini 37,2 persen, sudah ada penurunan yang signifikan untuk inflasi di tahun 2023 ini,” katanya. (Hend/Syam)











