Dampak Polusi Tambak Udang di Tanjungan, Kegaitan Belajar Terganggu

Foto guru dan murid yang tidak kuat mencium aroma bau yang dihasilkan dari polusi tambak udang yang berlokasi di Kecamatan Cikeusik (Katakita.co)
Foto guru dan murid yang tidak kuat mencium aroma bau yang dihasilkan dari polusi tambak udang yang berlokasi di Kecamatan Cikeusik (Katakita.co)

PANDEGLANG – Aroma bau tak sedap yang diduga ditimbulkan dari polusi tambak udang yang berlokasi dekat dengan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tanjungan Tiga, yang berlokasi di Desa Tanjungan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang mengganggu aktivitas belajar mengajar, Kamis (6/6/2024).

Akibatnya banyak siswa dan guru tidak nyaman dalam melakukan kegiatam belajar karena adanya polusi udara tidak sedap yang diduga dihasilkan dari tambak udang tersebut.

Kepala SDN Tanjungan tiga Suhada membenarkan kalau saat ini kondisi sekolahnya terganggu aktivitasnya akibat dampak yang ditimbulkan dari tambak udang. Ia menjelaskan sudah tiga hari ini para siswa dan guru merasa tidak nyaman dengan bau yang tidak sedap paska kegiatan panen dari tambak udang yang berdekatan dengan sekolah.

“Bau tak sedap ini terjadi dari mulai hari Senin bau yang kurang enak itu timbul dari kegiatan panen tambak udang yang lokasinya berdapingan dengan sekolah,” katanya kepada wartawan.

Ia menjelaskan, kondisi saat ini disekolah sangat tidak nyaman akibat dari bau yang tidak sedap, baik siswa maupun guru merasa terganggu. Untuk saat ini pihaknya baru koordinasi ke korwil pendidikan Kecamatan Cikeusik.

“Belajar teragnggu dan hal ini saya baru koordinasi dengan pak Korwil belum pada pihak lainya. Kalau harapan saya berharap hal ini segera ditangani supaya tidak mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM),” katanya.

Koordinator wilayah Pendidikan Kecamatan Cikeusik, Karim membenarkan untuk SDN Tanjungan tiga diwilayahnya terdampak dengan adanya aktivitas dari tambah udang. Karena sekolah tersebut tepat berdampingan dengan usaha tambak undang di wilayah setempat.

“Sekolah tersebut memang sangat dekat dengan tambak udang, yang pasti akan terkena dampak oleh kerana itu saya akan mengkoordinasikan hal ini agar tidak menganggu kegiatan KBM,” katanya.

Sementara itu Camat Cikeusik Wahyu menyapaikan pihaknya belum menerima laporan baik dari pihak sekolah maupun dari binwil pendidikan. Namun ia menjelaskan di wilayahnya memang banyak usaha tambak udang khususnya di wilayah tanjungan.

“Saya belum terima informasi atau aduan coba nanti saya koordinasikan dengan pak MP untuk dicek kelapangan. Yang saya tahu SDN 3 Tanjungan memang sangat berdapingan dengan tambak,” katanya. (Syamsul)

error: Konten di Proteksi