BANTEN – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Banten meminta agar masyarakat bisa mencegah tindakan radikalisme dan terorisme.
Ketua FKPT Banten KH Amasy berharap, agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh tindakan yang mengarah kepada radikalisme dan terorisme.
“Kami mengajak masyarakat Banten, agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah terhasut oleh pihak-pihak yang hendak membuat kekacauan dan peta konflik dalam berbagai bentuknya terutama menjelang pemilu 2024,” katanya, Kamis (8/12/2022).
Baca Juga :
- SPPG Yayasan Darel Ulum Gunung Kencana Dilaunching
- Peringati Isra Mi’raj PSI Banten Gelar Istighosah dan Doa Bersama di Pandeglang
- Cegah Banjir di Royal Baroe, Walikota Serang Kerahkan Alat Berat untuk Mengeruk Irigasi Cibanten
- SMSI Pandeglang dan PN Pandeglang Sepakat Perkuat Sinergi Informasi Hukum
- Perumdam Tirta Berkah Pandeglang Capai 36.978 Meter Jaringan Sambungan Rumah di 2025
Dikatakannya, peristiwa ledakan yang terjadi di Kantor Polsek Astana Anyar, Kota Bandung-Jawa Barat, bisa dijadikan sebagai cerminan agar masyarakat bisa lebih meningkatkan pencegahan radikalisme.
Selain itu, Aparat Penegak Hukum (APH) bisa melakukan tindakan tegas dalam mencegah faham radikalisme. Namun, dalam melakukan pencegahan bukan saja menjadi tugas APH. Melainkan, masyarakat harus lebih proaktif.
“Kami mendukung sepenuhnya kepada aparat kepolisian bertindak tegas humanis dan terukur cegah gerakan faham radikal terorisme,” katanya. (Red)











