Katakita – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di seluruh sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP) yang tersebar di 35 Kecamatan di Kabupaten Pandeglang masih dilakukan dengan metode terbatas.
Pasalnya, saat ini Kabupaten Pandeglang masih dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarat (PPKM) level 2.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMP Negeri 1 Pandeglang, Ruli Purnama mengatakan saat ini jumlah keseluruhan siswa yang terdaftar di SMPN 1 Pandeglang sebanyak 992 siswa. Dimana, penerapan metode pembelajaran yang dilakukan dibagi menjadi 2 sesi.
“Saat ini masih menggunakan sistem shift untuk proses belajar mengajar. Dimana, siswa hanya mengikuti pembelajaran dari pukul 07.00 hingga pukul 12.00 wib,” kata Ruli, Selasa (4/1/2022).
Baca Juga :
- Era Budi, Pemkot Serang Raih Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional
- Andra Soni Lepas 160 Kader PWNU Banten, Dukung Sinergi Ekonomi Pesantren
- Korban Arisan Bodong Datangi Polsek Cadasari, Tuntut Kejelasan Pengembalian Uang
- Satlantas Polres Pandeglang Tindak Truk Sumbu Tiga yang Langgar Jam Operasional
- Konfederasi Organisasi Profesi Guru Kemenag Dikukuhkan, Jadi Rumah Besar Perjuangan Guru Madrasah
Bahkan, bukan saja tenaga pengajar yang sudah mengikuti vaksinasi. Melainkan, dari 992 siswa ia mengaku sudah 80 persen siswa mengikuti vaksinasi. Akan tetapi, meski seluruh siswa dan pengajar sudah tervaksin. Tentunya bukan alasan untuk tidak menerapkan protokol kesehatan selama pembelajaran.
“Yang sudah divaksin lebih dari 80 persen dari jumlah sebanyak 992 siswa, sementara untuk tenaga pengajar sebanyak 45 orang dan sudah 100 persen tervaksin. Mudah-mudahan PTM di Kabupaten Pandeglang bisa segera digelar normal agar para siswa bisa menerima materi secara maksimal,” ucapnya.











