Katakita – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di seluruh sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP) yang tersebar di 35 Kecamatan di Kabupaten Pandeglang masih dilakukan dengan metode terbatas.
Pasalnya, saat ini Kabupaten Pandeglang masih dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarat (PPKM) level 2.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMP Negeri 1 Pandeglang, Ruli Purnama mengatakan saat ini jumlah keseluruhan siswa yang terdaftar di SMPN 1 Pandeglang sebanyak 992 siswa. Dimana, penerapan metode pembelajaran yang dilakukan dibagi menjadi 2 sesi.
“Saat ini masih menggunakan sistem shift untuk proses belajar mengajar. Dimana, siswa hanya mengikuti pembelajaran dari pukul 07.00 hingga pukul 12.00 wib,” kata Ruli, Selasa (4/1/2022).
Baca Juga :
- Satpol PP Serang Beri Tenggat 4 Hari untuk Bongkar Mandiri Bangli di Kibin
- Harga Minyakita di Pasar Baros Tembus Rp20 Ribu, Lampaui HET Pemerintah
- 24 SMP Swasta di Kota Serang Gratiskan SPP, Dapat Bantuan Bosda dari Pemkot
- Bupati Serang Dorong Mancak Fest Jadi Agenda Tahunan, Target Tarik Wisatawan Luar Daerah
- Sekda Serang Target Kontingen Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA 2026, 238 Atlet Diberangkatkan
Bahkan, bukan saja tenaga pengajar yang sudah mengikuti vaksinasi. Melainkan, dari 992 siswa ia mengaku sudah 80 persen siswa mengikuti vaksinasi. Akan tetapi, meski seluruh siswa dan pengajar sudah tervaksin. Tentunya bukan alasan untuk tidak menerapkan protokol kesehatan selama pembelajaran.
“Yang sudah divaksin lebih dari 80 persen dari jumlah sebanyak 992 siswa, sementara untuk tenaga pengajar sebanyak 45 orang dan sudah 100 persen tervaksin. Mudah-mudahan PTM di Kabupaten Pandeglang bisa segera digelar normal agar para siswa bisa menerima materi secara maksimal,” ucapnya.











