Terpisah, Danramil Cadasari Kapten Inf Supandi menegaskan pria pemegang akun WhatsApp yang telah menipu itu bukan bagian dari kesatuan yang dipimpinnya. Ia juga sudah melakukan kroscek ke Kodim 0601 Pandeglang, dan hasilnya tak ada identitas keanggotaan dari pria penipu tersebut.
“Kami tidak mengenal, di kodim juga tidak ada. Saya bahkan sudah kroscek ke temen yang di kostrad, juga tidak kenal sama orang itu. Saya yakin sih dia bukan anggota TNI, kalau untuk profil kan bisa saja nyari di medsos buat memudahkan dia nipu orang. Apalagi alamatnya ngaku di Koramil Cadasari,” katanya.
Meski begitu, ia tetap menyesalkan masalah ini karena sudah mencoreng nama baik Koramil Cadasari, Pandeglang. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian supaya kasus penipuan ini bisa ditindaklanjuti dan diusut hingga selesai.
“Sudah pasti dirugikan, orang pada datang ke koramil, pada kaget, kan kasian juga pengusahanya. Tapi sudah kita jelaskan dan para pengusaha mengerti, makanya kita imbau supaya waspada, jangan sampai ada korban lagi entarnya,” katanya.
Kendati, pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian agar kaskus serupa tidak kembali terjadi.
“Kami sudah koordinasi dengan polsek untuk menindaklanjuti permasalahan ini, mudah-mudahan membuahkan hasil. Intinya, ke depan kalau ada seperti ini kroscek dulu jangan langsung percaya. Kalau profil kan bisa aja ngambil di medsos, jangan mudah ketipu,” pungkasnya. (Syamsul)











