SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang bergerak cepat membantu pasien warganya yang tidak memiliki biaya, namun tengah dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi. Hanya dalam hitungan jam, proses administrasi BPJS pasien diselesaikan sehingga perawatan bisa dilanjutkan.
Bantuan ini merupakan instruksi langsung Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah. “Ini bukti pemerintah hadir untuk masyarakat,” tegas Ratu Zakiyah.
Kronologinya berawal dari laporan Relawan Kemanusiaan melalui Direct Message Instagram @serangkab.bahagia, Jumat (5/6/2026). Pasien bernama Akhirudin, warga Kampung Ciparay RT 03/RW 02, Desa Sindanglaya, Kecamatan Cinangka, sedang dirawat di RSUD Kota Bekasi tanpa biaya.
Setelah ditelusuri Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang, pasien ternyata terdaftar BPJS Kesehatan namun statusnya tidak aktif. Pihak RSDP menyatakan siap merawat jika pasien dirujuk ke Serang. Namun kewenangan tetap berada di Dinas Kesehatan.
Kepala Dinkes dr. Efrizal dan Direktur RSDP dr. Rahmat Setiadi kemudian berdiskusi dan menawarkan dua opsi solusi kepada keluarga melalui relawan. Opsi yang dipilih adalah mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan pasien.
Sekitar satu jam setelah laporan masuk, BPJS pasien berhasil diaktifkan. Keluarga pun bisa melanjutkan rawat inap di RSUD Kota Bekasi.
“Saya atas nama pribadi dan keluarga pasien mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Serang yang sudah membantu cepat evakuasi jaminan kesehatan warga atas nama Akhirudin,” tulis Relawan Kemanusiaan Jupri melalui pesan elektronik.
“Saat ini kepesertaan BPJS Kesehatan sudah aktif dan bisa digunakan untuk rawat inap pasien. Semoga ke depan aparatur Pemerintah Kabupaten Serang selalu ada untuk masyarakat,” tuturnya.
Langkah cepat ini menjadi bukti komitmen Pemkab Serang memastikan tidak ada warganya yang terlantar karena masalah administrasi kesehatan.(Red)











