PANDEGLANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pandeglang menunda penetapan tersangka oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pandeglang yang dilaporkan dalam dugaan kasus pencabulan.
Berdasarkan informasi awal yang diperoleh wartawan dari Kasatreskrim, Polres Pandeglang bakal melakukan gelar perkara untuk menaikan status oknum anggota DPRD berinisial Y yang menjadi terlapor dalam dugaan kasus pencabulan menjadi tersangka pada, Jumat (2/12/2022) kemarin.
Namun, saat wartawan mendatangi Mapolres Pandeglang sejak pukul 17.00 WIB sampai pukul 20.50 WIB justru tidak ada kepastian untuk penetapan tersangka.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pandeglang, AKP Shilton mengatakan, pihaknya bakal melakukan penjadwalan ulang guna meningkatkan status terlapor menjadi tersangka.
Baca Juga :
- Makna Puasa Menurut Islam: Meningkatkan Takwa dan Ketaqwaan
- Manfaat Minum Kelapa Saat Berbuka Puasa, Segarkan Tubuh dan Cegah Dehidrasi
- Ratusan Guru Madrasah Cilegon Dukung Usulan Kemenag RI Tentang Pengangkatan PPPK
- MoU Baznas Banten dan KU Mata Saruni, 150 Orang Akan Dapat Operasi Mata Katarak Gratis
- Tips dan Rekomendasi Makanan Sehat Selama Bulan Puasa
Menurutnya, hal itu disebabkan karena pihak jaksa dan Profesi Pengamanan (Propam) Polres Pandeglang tidak bisa hadir dalam agenda gelar perkara.
“Mohon maaf kepada teman-teman wartawan yang sudah menunggu. Hari ini kita belum bisa melakukan gelar perkara dalam penetapan tersangka. Karena, dari intansi lain seperti jaksa dan propam tidak bisa hadir hari ini. Tapi, besok (Sabtu-Red) akan kita jadwalkan ulang. Sekra pukul 12.00 WIB,” singkatnya kepada wartawan didepan pintu masuk Satreskrim Polres Pandeglang. (Syam)











