Katakita – Kabupaten Pandeglang merupakan salah satu wilayah yang terletak di Provinsi Banten. Bahkan, daerah yang dikenal dengan sejuta santri seribu ulama itu hanyalah berjarak sekira 3 jam saja untuk menuju ibu kota Jakarta.
Akan tetapi, meski daerah tersebut berdekatan dengan ibu kota Jakarta ternyata masih banyak beberapa kendala infrastruktur yang mesti mendapat perhatian.
Salah satu hal yang menjadi sorotan penting dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dari Fraksi partai Demokrat, dapil Pandeglang-Lebak, Rizki Natakusumah menyebut infrastruktur jaringan di wilayah Pandeglang masih belum merata seluruhnya.
Baca Juga :
- Harga Beras di Banten Masih Stabil Meski Dolar Tembus Rp18 Ribu, Pemprov Siapkan Cadangan SPHP
- DPC PPP Pandeglang Gelar Konsolidasi Internal, Bentuk Panitia Muscab VI
- Insiden Penarikan Kendaraan di Serang Masuk Ranah Hukum, TNI-Polri Tegaskan Tetap Solid
- Bupati Pandeglang: Kebijakan Publik Harus Berlandaskan Keadilan Sosial
- Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Karena, masih terdapat beberapa desa di tiap kecamatan yang belum terkoneksi akan jaringan internet.
“Masih banyak Desa di Kabupaten Pandeglang yang belum tersentuh jaringan. Padahal kita hanya beberapa jam dari ibu kota tapi masih banyak teman-teman yang belum bisa menikmati pemanfaatan telekomunikasi tersebut,” kata Rizki saat menggelar diskusi via zoom, Senin (18/4/2022).
Dalam diskusi yang mengusun tema “Menjadikan Desa Mandiri dengan Digitalisasi” Rizki berpesan agar seluruh elemen masyarakat bisa terus bergerak dan berinovasi agar lebih faham dalam mengoperasikan kecanggihan internet di era digitalisasi.
Akan tetapi, pemerintah desa harus lebih memiliki peran penting dalam menggunakan media sosial agar setiap program desa yang dilaksanakan bisa diketahui masyarakat luas mesti tanpa dikunjungi ke lokasinya.
“Desa harus bergerak agar masyarakat bisa melek digitalisasi. Bagaimana caranya. Artinya setiap desa harus aktif menggerakan media sosial,” tandasnya. (Sayamsul)











