Katakita – Puluhan warga Kampung Pasir Kaso, Kelurahan Pagadungan, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang gotong royong membangun Tombok Penahanan Tanah (TPT) secara swadaya tanpa bantuan pemerintah.
Ketua RT 02 RW 03 Kampung Pasir Kaso, Kelurahan Pagadungan, Jai mengatakan, TPT yang saat ini dibangun memiliki panjang sekitar 300 meter yang terbentang dari RT 02 hingga RT 04.
Kata dia, kegiatan gotong royong ini sudah berlangsung selama 5 hari dan akan terus dilakukan hingga target yang sudah ditentukan selesai.
“Panjangnya sekitar 300 meter dengan ketinggian TPT bervariasi sekitar 1 meter hingga 2,5 meter. Dananya murni dari donatur tanpa ada bantuan dari pemerintah,” katanya saat ditemui di lokasi, Minggu (20/3/2022).
Baca Juga :
- Bupati Serang Dorong Mancak Fest Jadi Agenda Tahunan, Target Tarik Wisatawan Luar Daerah
- Sekda Serang Target Kontingen Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA 2026, 238 Atlet Diberangkatkan
- Bupati Pandeglang Tekankan Peran Strategis Desa di Rakernas APDESI Merah Putih 2026
- Perumdam Tirta Berkah Pandeglang mengucapkan Selamat Hari Jadi Katakit.co yang ke-5 Tahun
- DPRD Kabupaten Serang Sahkan Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Target PAD Naik
Ia menjelaskan, warga yang saat ini ikut gotong royong hanya diminta tenaganya saja karena bahan bangunan dan lainnya sudah diberikan oleh para donatur.
“Jadi untuk pendanaan ada donatur yang memberikan, masyarakat cuman diminta tenaganya untuk kerja bakti,” jelasnya.
Di tempat yang sama, tokoh masyarakat sekaligus anggota DPRD Pandeglang fraksi PDI-Perjuangan, Ade Kadar Solikhat mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut. Sebab kata dia, dengan kegiatan ini tali silaturahmi antar warga bisa semakin erat dan menunjukkan bahwa tanpa bantuan pemerintah pun warga bisa membangun TPT.
“Pembangunan TPT ini murni tidak menggunakan APBD Kabupaten hanya sebatas partisipasi tenaga kerja dari masyarakat, adapun bahan bangunan banyak yang menyumbang dari Organisasi kemasyarakatan seperti PJBN Jalak Banten KH Tb Sangadiah dan dari beberapa donatur lain,” terangnya.
Ade juga mengapresiasi warga yang telah menghibahkan tanahnya. Sebab, dengan adanya pembangunan TPT tersebut jalan lingkungan bertambah lebarnya sekitar 1 meter.
“Terimakasih pada semua donatur dan masyarakat yang telah ikut berpartisipasi dalam pembangunan TPT baik tenaga maupun pemikiran. Alhamdulilah masyarakat yang lahannya terkena pelebaran jalan merelakan tanah mereka tanpa harus dibayar,” tandasnya. (Syam)











