SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berkomitmen bakal terus membantu perbaikan sarana dan prasarana madrasah swasta yang mengalami kerusakan.
Hal itu disampaikan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat menghadiri rapat kerja Forum Komunikasi Kepala Madrasah Swasta (FKKMS) Kabupaten Serang di Aula Tb Suwandi Pemkab Serang, Rabu (6/7/2022).
Menurut Tatu, keberhasilan Pemkab Serang dinilai dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) salah satunya adalah faktor Pendidikan.
“Suatu daerah tidak akan maju jika SDM tidak dipersiapkan dengan baik,” katanya.
Kata Tatu, madrasah dan sekolah swasta lainnya masih membutuhkan bantuan dari pemerintah. Karena keterbatasan yang dimilikinya.
“Insyallah jika keuangan sudah membaik harus masuk ke ranah ini, karena sekolah swasta sangat mebantu Pemda dalam meningkatkan harapan lama sekolah di Kabupaten Serang,” katanya.
Baca Juga :
- May Day 2026, Bupati Serang Dorong Investasi Tumbuh untuk Buka Lapangan Kerja
- Jenguk Korban Laka Lantas, Bupati Pandeglang Sampaikan Duka dan Tanggung Biaya Pengobatan
- Pimpinan DPRD Pandeglang Mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026
- Jajaran Pimpinan DPRD Mengucapkan Selamat Hari Buruh 2026
- DPRD Pandeglang Beri 13 Rekomendasi Atas LKPj Bupati TA 2025
Dia menilai, madrasah akan menjadi pondasi utama bagi anak didik agar akidah dan akhlaknya terbangun sejak dini.
“Walaupun anak itu cerdas jika pendidikan agamanya kurang maka kurang benteng untuk bekal kehidupannya,” katanya.
Tatu juga meminta pengurus FKKMS berkomunikasi secara intens dengannya agar program tersebut bisa terlaksana sesuai dengan harapan bersama.
“Kita komitmen untuk bangun Pendidikan bersama demi kemajuan daerah,” katanya.
Ketua FKKMS Erwin Mahrobi menuturkan, pihaknya mengapresiasi kerjasama Pemkab Serang yang akan membantu madrasah untuk mendapatkan fasilitas yang layak.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak kemenag untuk mendata sekolah,” katanya.
Ia mengatakan, jumlah madrasah swasta di Kabupaten Serang Raudhatul Athfal sebanyak 197, Madrasah Ibrtidaiyah 138, Madrasah Tsanawiyah 200, dan Madrasah Aliyah 90.
Menurutnya, saat ini madrasah di Kabupaten Serang membutuhkan perhatian secara khusus dari Pemkab Serang.
“Kurang lebih 40 persen madrasah disini membutuhkan perhatian,” katanya.
Sementara itu, Kepala Subbagian (Kasubag)Tata Usaha Kementrian Agama Kabupaten Serang Wasid Aulawi, mengaku jika anggaran kemenag saat ini belum bisa memenuhi kebutuhan untuk madrasah.
“Kami membutuhkan sinergi dengan pemerintah setempat untuk membantu seluruh madrasah,” katanya. (Syam)











