Katakita – Federation Internationale de Football Association (FIFA) melarang Tim Nasional Rusia serta klub sepak bola Rusia mengikuti kompetisi garapan European Football Associations (UEFA) dan FIFA.
Larangan itu merupakan dampak dari invasi militer Rusia ke Ukraina yang kian memanas.
Keputusan di atas praktis merugikan Rusia. Sebab, Timnas Rusia tak bisa ambil bagian di playoff Piala Dunia 2022 yang digelar akhir bulan ini.
Baca Juga :
- Proyek Server Firewall Diskominfo Banten Senilai Rp1,4 Miliar Digarap Kejati
- PT Tirta Fresindo Jaya Bangun Sumur Warga di Cadasari, Wujud CSR untuk Kebutuhan Air Bersih
- Pandeglang Dapat Ratusan Program Bantuan Rumah Kumuh dari Kementerian PKP
- Bupati Serang Kunjungi Korban Pelecehan Seksual di Waringinkurung
- Bupati Serang Ratu Zakiyah Desak DPUPR Segera Bangun Jalan Rusak di Kemuning
Tak hanya Timnas Rusia, akibat keputusan UEFA dan FIFA di atas, Spartak Moskow yang berada di babak 16 besar liga eropa terpaksa harua didiskualifikasi. Kondisi di atas menyulut kemarahan netizen. Mereka bertanya kenapa FIFA dan UEFA tidak melakukan hal yang sama kepada Israel. Sekadar diketahui, Israel gencar melakukan serangan kepada Palestina.
Meski Palestina berada di Asia (AFC), bukan berarti FIFA dan UEFA tak menjatuhkan hukuman kepada Israel.
“Mengapa FIFA dan UEFA tidak mendukung Palestina,” tanya akun Twitter @/kachampez.
Komentar akun di atas pun mendapat beragam komentar. Salah satu netizen menyebut FIFA menerapkan standar ganda dalam menjatuhkan hukuman.
“Betapa cantiknya FIFA menerapkan standar ganda,”tulis akun @/MDD_NAJEED. (Red)











