Katakita – Jelang hari raya idul fitri 1443 hijriah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang meminta agar Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pandeglang mengambil langkah kongkret guna mengantisipasi terjadinya kenaikan harga bahan-bahan pokok.
Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang Tubagus Udi Juhdi mengatakan, dalam mencegah terjadinya inflasi sejumlah kebutuhan sembako saat memasuki hari raya idul fitri. Pemkab perlu menggandeng seluruh stakeholder guna menjaga kestabilan harga di pasaran.
“Agar harga-harga kebutuhan pokok jelang lebaran tetap stabil, Diskoperindag harus bekerjasama dengan Bulog Sub Divre. Dan terutama mengecek ketersediaan sejumlah kebutuhan sembako dan yang lainnya,” ujar Politisi Gerindra, Selasa (19/4/2022).
Baca Juga :
- Budi Rustandi Paparkan Capaian Kota Serang di HUT ke-19, Andalkan Kolaborasi Hadapi APBD Terbatas
- Walikota Serang Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Serang ke-19 Tahun
- Bapenda Serang Buka Warung BPHTB di Ciruas
- DPRD Kota Serang Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Serang yang ke-19 Tahun
- Kejar PAD, DPRD Banten Godok Perda Tambang
Pasalnya, saat memasuki hari raya idul fitri sejumlah kebutuhan pokok seperti daging, cabai dan bawang kerap mengalami lonjakan harga. Untuk itu, upaya antisipasi agar tidak terjadi lonjakan harga perlu dilakukan antisipasi.
“Sudah menjadi hal yang lumrah memang. Tapi, perlu adanya pengawasan agar harga tidak terlalu melonjak di pasaran,” tuturnya.
Apalagi, saat ini masyarakat sudah menjerit lantaran harga minyak goreng mengalami kenaikan.
“Saat ini harga minyak goreng sudah mengalami kenaikan yang sangat signifikan sekali. Untuk itu jangan sampai kebutuhan lain ikut naik. Karena saat idul fitri kebutuhan masyarakat pasti meningkat,” tandasnya. (Syamsul)











