LEBAK — Warga di lingkungan Terminal Desa Malingping Selatan, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, mengeluhkan seringnya pemadaman listrik yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Pemadaman berlangsung cukup lama dan dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari warga. Pelayanan PLN Unit Malingping pun dinilai belum maksimal dalam menangani keluhan tersebut.
“Mati lampu dari jam 12 siang sampai jam lima sore belum nyala. Mati lampu di sini sudah sering, ganggu aktivitas,” kata Hendi, salah seorang warga, Kamis (23/7/2026).
Keluhan serupa juga disampaikan warga di lingkungan Pasar Malingping, tepatnya di belakang Gedung MUI. Menurut warga, aliran listrik di kawasan itu kerap padam tanpa pemberitahuan.
Akibatnya, warga tidak bisa memasak, menonton televisi, hingga menyetrika pakaian. Hingga menjelang Magrib listrik belum juga menyala sehingga memicu keresahan.
“Mati lampu bikin warga resah karena semua aktivitas di rumah terganggu. Sampai Magrib belum nyala juga,” ujar Febri warga lainnya.
Warga mendesak PLN Unit Malingping segera menangani keluhan pemadaman yang berulang. Mereka menilai, sebagai pelanggan yang rutin membayar tagihan setiap bulan, warga berhak mendapatkan layanan listrik yang maksimal dan stabil.
“Setiap bulan kita bayar. Seharusnya pelayanannya juga maksimal. Jangan sering mati lampu begini,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN Unit Malingping terkait penyebab pemadaman dan langkah penanganan yang akan dilakukan.
Warga berharap PLN segera melakukan perbaikan jaringan agar pemadaman tidak terus terjadi dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.(hen/Syam)











