Katakita – Bali merupakan salah satu Provinsi yang amat begitu terkenal akan daerah yang kaya akan objek wisata. Akan tetapi, masih ada satu desa yang belum banyak diketahui oleh masyarakat luas.
Ya, meski Bali memiliki keindahan wisata yang asri nan eksotik tetapi, ada satu desa yang disebut sebagai Desa Tengkorak. Pasti sobat tidak percaya dan hanya di anggap sebagai salah satu settingan pada film horor.
Namun, pemandangan ini belum apa-apa. Saat menjelajahi kompleks kuburan yang terletak di sisi timur Danau Batur, anda akan melihat pemandangan jasad yang dibiarkan membusuk di atas tanah.
Baca Juga :
- Era Budi, Pemkot Serang Raih Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional
- Andra Soni Lepas 160 Kader PWNU Banten, Dukung Sinergi Ekonomi Pesantren
- Korban Arisan Bodong Datangi Polsek Cadasari, Tuntut Kejelasan Pengembalian Uang
- Satlantas Polres Pandeglang Tindak Truk Sumbu Tiga yang Langgar Jam Operasional
- Konfederasi Organisasi Profesi Guru Kemenag Dikukuhkan, Jadi Rumah Besar Perjuangan Guru Madrasah
Akan tetapi, Desa Tengkorak ini nyata adanya di Bali, nama Desa dengan julukan Desa tengkorak yakni Desa Tarunyan, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Satu hal yang membedakan desa ini dengan beberapa wilayah di Bali adalah ritual kematiannya. Hal ini jugalah yang bikin desa ini memiliki kawasan hutan khusus yang cukup jauh dari desa dan digunakan sebagai kuburan terbuka.
Desa Tarunya mendapat julukan Desa Tengkorak lantaran, begitu banyaknya tengkorak manusia yang dibiarkan tergeletak tanpa dikubur. Pasalnya, ritual kematian yang dilakukan di desa ini tidak seperti daerah lain yang ada di Bali yang melakukan upacara Ngaben sebagai ritual untuk mengembalikan roh leluhur ke tempat asalnya. Tetapi, Desa Trunyan justru memiliki adat yang berkebalikan.



