Katakita – Balai Taman Nasional Ujung Kulon (BTNUK) menargetkan sebanyak 17 kegiatan dalam proyek Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA) rampung pada 20 Desember 2022.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek JRSCA BTNUK, Karso mengatakan, dalam proses 17 paket kegiatan tidak memberlakukn sistem perpanjangan masa kerja bagi pelaksana. Yang mana, pihak penyedia akan membayar hasil pekerjaan sesuai yang dilaksanakan oleh pihak kontraktor.
“Ada 17 pekerjaan dengan total anggaran sebesar Rp 63 miliar dari APBN,” kata Karso kepada wartawan, Rabu (20/4/2022).
Baca Juga :
- Resmi! Kecamatan Tigaraksa Layani Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Tangerang
- Sebanyak 1.165 Unit Randis Pemkab Pandeglang Belum Bayar Pajak
- Bupati Serang Letakkan Batu Pertama SDN Inpres Cikeusal, Target Rampung November 2026
- Lima Motor Hasil Curanmor Dikembalikan Polres Pandeglang ke Pemiliknya
- Lapas Serang Gelar Senam Bersama WBP, Dukung Pembinaan Fisik dan Mental
Saat ditanya pekerjaan apa saja dari 17 paket kegiatan tersebut. Karso tidak bisa menjelaskan satu persatu, karena harus membuka dokumen terlebih dahulu.
Namun tegas dia, dari 17 pekerjaan ini ditarget selesai hingga 20 Desember 2022 mendatang. Karena dari pihak Kementrian tidak ada perpanjangan waktu atau adendum.
“Jadi meski pihak kontraktor tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sampai tuntas, yang kita bayar hanya pekerjaan yang selesai dikerjakannya saja,” katanya.
Menurutnya, tujuan dibangunnya JRSCA tersebut, sebagai konservasi populasi badak jawa cula satu di kawasan ujung kulon.
“Ya intinya pembangunan itu untuk konservasi badak,” tandasnya. (Sym)











