Katakita – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut dalam waktu dekat ini Indonesia bakal kembali mendapatkan dukungan vaksin dari Prancis sebanyak 1 juta dosis. Padahal, sebelumnya indonesia sudah menerima 3,8 juta vaksin jenis AstraZeneca.
“Untuk vaksin, Indonesia menyampaikan apresiasi atas rencana tambahan dukungan vaksin sebesar satu juta dosis dari Prancis. Sebelumnya Prancis telah memberikan 3,8 juta dosis vaksin AstraZeneca kepada Indonesia,” kata Retno, Rabu (24/11/2021).
Baca Juga :
- Satpol PP Serang Beri Tenggat 4 Hari untuk Bongkar Mandiri Bangli di Kibin
- Harga Minyakita di Pasar Baros Tembus Rp20 Ribu, Lampaui HET Pemerintah
- 24 SMP Swasta di Kota Serang Gratiskan SPP, Dapat Bantuan Bosda dari Pemkot
- Bupati Serang Dorong Mancak Fest Jadi Agenda Tahunan, Target Tarik Wisatawan Luar Daerah
- Sekda Serang Target Kontingen Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA 2026, 238 Atlet Diberangkatkan
Retno mengungkapkan Prancis merupakan salah satu mitra penting Indonesia di Eropa. Selain itu, Prancis adalah mitra dagang kelima terbesar dari Eropa dan investor terbesar kedua dari Eropa bagi Indonesia. Dalam kesempatan sama, Menlu Prancis itu mengatakan Indonesia adalah mitra strategis Prancis dalam berbagai bidang. Terkait bidang kesehatan, menurut Le Drian, kedua negara harus bahu-membahu dalam melawan pandemi COVID-19.
“Untuk membantu Indonesia dalam melawan pandemi COVID-19 yang kasusnya sempat naik kembali dalam beberapa bulan lalu, kita sudah memberikan 3,8 juta vaksin,” katanya.
Sebelumnya, Indonesia menerima sumbangan sebanyak 1.236.480 dosis vaksin AstraZeneca sebagai bagian dari hibah tiga juta dosis vaksin untuk Indonesia yang diumumkan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Agustus.
Bantuan vaksin itu diberikan melalui mekanisme skema vaksin global COVAX.
Pengiriman pertama bantuan sebanyak 358.700 dosis vaksin tiba pada 10 September dan pengiriman kedua sebanyak 968.000 dosis vaksin tiba pada 16 September.
Le Drian mengatakan sumbangan vaksin itu merupakan wujud solidaritas dan dukungan Prancis kepada Indonesia dalam program vaksinasi nasional untuk melawan pandemi COVID-19.











