Katakita – Dalam melakukan pergantian oli mobil ternyata ada hal yang perlu diperhatikan. Karena, terdapat oli palsu yang kini beredar di pasaran. Pasalnya, jika oli tersebut terus digunakan secara berkala maka bakal menimbulkan kerusakan terhadap mobil anda.
Direktur, PT Sumber Suwarna Unisindo Alvin Suwarno mengatakan, dengan penggunaan oli mesin palsu maka bakal memberikan dampak terhadap ketahanan mesin mobil.
“Oli mesin palsu tidak bisa menahan
suhu panas yang baik saat mesin bekerja,”kata Alvin, Rabu (22/12/2021).
Baca Juga :
- MUI Pandeglang Minta Sanksi Tegas untuk Oknum ASN yang Diduga Terlibat LGBT
- Laskar Biru Bersihkan Lingkungan Stadion Badak Pandeglang, Ajak Warga Jaga Kebersihan
- Ditreskrimum Polda Banten Tangkap 3 Pelaku Pemerasan PT Gandasari Energi, Ancam Duduki Kapal
- Wabup Serang Terima 3 Guru Muda Astra, Dorong Peningkatan Mutu SD di Cikande
- DPRD Pandeglang Soroti 4 Proyek DPUPR Jadi Temuan BPK, Minta Kontraktor Kembalikan Kelebihan Bayar Rp222 Juta
Kurangnya ketahanan panas oli mesin palsu akan memicu reaksi kimia molekul oli itu sendiri. Akibatnya akan menjadi endapan yang seperti lumpur di dalam
mesin.
“Belum lagi ditambah gesekan yang diciptakan jadi lebih besar, otomatis residu sisa gesekan lebih banyak. Residu inilah yang akan ikut dalam pembuatan proses lumpur di dalam mesin,” katanya.
Pada akhirnya mesin mengalami oil sludge yang mengganggu sirkulasi oli mesin bahkan kerja komponen mesin.











