PANDEGLANG – Ruas jalan Sumur – Tanjung Lesung tepatnya di Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur mengkhawatirkan. Pasalnya, jalan beton yang sudah rampung dilakukan pembangunan tahun lalu kini sudah tidak lagi menempel dengan tanah.
Berdasarkan pantauan wartawan dilokasi, kurang lebih sepanjang lima meter sebelah kanan badan jalan sudah tidak lagi menempel dengan tanah. Bukan saja sebelah kanan, melainkan badan jalan sebelah kiri pun mengalami hal yang serupa dengan panjang kurang lebih tiga meter.
Kondisi jalan yang mengkhawatirkan itu lokasinya tidak jauh dari Puskesmas Sumur dan bangunan hunian tetap (Huntap) korban bencana tsunami.
Salah seorang warga Desa Sumberjaya, Kematan Sumur, Suherman mengaku khawatir dengan kondisi jalan tersebut. Ia mengaku, jika jalan tidak kunjung dilakukan perbaikan maka dikhawatirkan bisa membahayakan pengendara yang melintas di jalur tersebut.
“Udah lama, kalau dibiarkan bisa-bisa jalannya hancur atau amblas,” kata Suherman, Sabtu (25/6/2022).
Baca Juga :
- KABB Demo ke Kemendagri, Tuntut Usut Dugaan Pelanggaran Sumpah Jabatan Gubernur Banten
- Lapas Serang Panen Blewah dan Anggur, Hasil Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
- Bupati Dewi Setiani Monitoring GAMAS, Ajak Orang Tua Perkuat Peran dalam Pendidikan Anak
- MUI Pandeglang Minta Sanksi Tegas untuk Oknum ASN yang Diduga Terlibat LGBT
- Laskar Biru Bersihkan Lingkungan Stadion Badak Pandeglang, Ajak Warga Jaga Kebersihan
Ia memprediksi, kerusakan itu terjadi lantaran saat pembangunan tidak dipasang Tembok Penahan Tanah (TPT) dijalur tersebut.
“Seharusnya ada pemasangan atau pembuatan TPT, kalau seperti itu harus dirubah atau dipasang beronjong supaya nggak longsor,” katanya.
Senada dikatakan Nur Wandi salah seorang pengendara yang kerap melintas dijalur tersebut. Ia mengaku khawatir jika kondisi tersebut terus dibiarkan bisa menimbulkan korban jiwa. Pasalnya, jalur tersebut merupakan sala satu jalan yang kerap dipadati pengendara terlebih saat hari libur tiba.
“Sebenarnya takut juga kalau melintas ke ruas jalan itu. Tetapi ya mau bagaimana lagi, kalau nggak jalan sini kan jauh lagi,” ujarnya.
Dia berharap, Pemerintah bisa segera menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi jalan tersebut sehingga bisa segera dilakukan perbaikan.
“Kalau bisa segera diperbaiki, bisa-bisa betonnya rusak karena kendaraan besar banyak melintas,” pungkasnya. (Syamsul)











