SERANG – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang melakukan pengawasan terhadap kesehatan hewan di lapak-lapak penjual hewan kurban jelang hari raya idul adha 2023.
”Kalau adanya hal yang mencurigakan terhadap hewan kami langsung koordinasikan dengan Provinsi maupun Kementerian. Hasil pemantauan alhamdulillah baik PMK maupun LSD belum di temukan. Mudah-mudahan tidak ada, tapi memang sampai saat ini belum kami temukan,” Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo usai melakukan pemantauan di Kecamatan Waringin Kurung sembari menyerahkan vitamin kepada kelompok peternakan, Kamis (22/6/2023).
Baca Juga :
- Harga Beras di Banten Masih Stabil Meski Dolar Tembus Rp18 Ribu, Pemprov Siapkan Cadangan SPHP
- DPC PPP Pandeglang Gelar Konsolidasi Internal, Bentuk Panitia Muscab VI
- Insiden Penarikan Kendaraan di Serang Masuk Ranah Hukum, TNI-Polri Tegaskan Tetap Solid
- Bupati Pandeglang: Kebijakan Publik Harus Berlandaskan Keadilan Sosial
- Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Menurutnya, jelang hari raya idul adha seluruh hewan ternak yang masuk ke wilayah Kabupaten Serang kerap diperiksa terlebih dahulu oleh Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Serang.
”Makanya kita punya petugas 29 orang kita sebar setiap kecamatan, nah kita di situ melakukan pendataan, memantau lapak – lapak yang menjual hewan kurban,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan hasil data yang tercatat pada 2022 tahun lalu. Kebutuhan hewan ternak di Kabupaten Serang terbilabg tinggi. Kendati hal itu tidak saja terjadi saat memasuki hari raya idul adha.
“Kebutuhan kita dalam satu tahun untuk sapi mencapai 3 ribu ekor, kerbau 400 ekor, domba sekitar 6 ribu ekor lebih dan untuk kambing 3 ribu ekor pertahunnya yang kita estimasi tahun 2022 kemarin,” katanya. (Syamsul)











