PGIN Banten Siap Geruduk KemenPAN-RB

PANDEGLANG – Pengurus Wilayah Persatuan Guru Inpassing Nasional (PB PGIN) Banten bereaksi keras terhadap pernyataan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) yang menyebut guru inpassing madrasah swasta tidak dapat langsung diangkat menjadi PPPK.

Sekretaris Wilayah PGIN Banten Fahru Rijal, mengatakan bahwa langkah konsolidasi dilakukan untuk menyatukan sikap dan langkah perjuangan para guru inpassing di Banten.

“Kami solid satu komando, bahkan untuk menggeruduk KemenPAN-RB pun kami tinggal tunggu perintah PW PGIN langsung benkonsolidasi dengan seluruh pengurus wilayah dan pengurus cabang se-Banten,” katanya, Juamt (13/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa konsolidasi di tingkat wilayah dan kabupaten merujuk pada pernyataan Menpan RB yang melukai perasaan dan menghapus harapan kesejahteraan guru madrasah swasta menjadi PPPK.

“Kami ingin memastikan aspirasi guru inpassing tersampaikan secara resmi kepada pemerintah, agar ada solusi yang adil dan tidak merugikan para guru yang telah lama mengabdi,” katanya.

Pihaknya menegaskan akan terus memperjuangkan kepastian kebijakan bagi guru inpassing melalui jalur komunikasi resmi dan mekanisme yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Mereka juga siap melakukan aksi mogok mengajar jika tuntutan tidak dipenuhi.

“40 bus sudah siap dari Pandeglang untuk menggeruduk KemenPAN-RB,” tambah Sekretaris PGIN Banten.(Syamsul)

error: Konten di Proteksi