Puluhan Warga Banten Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Ratusan Juta

Foto para korban investasi bodong saat meminta pendampingan ke salah satu kantor LembGa Bantuan Hulum (Katakita.co)
Foto para korban investasi bodong saat meminta pendampingan ke salah satu kantor LembGa Bantuan Hulum (Katakita.co)

SERANG – Puluhan warga di Provinsi Banten menjadi korban dengan modus investasi. Akibatnya, para korban mengalami kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah. Berdasarkan informasi yang diperoleh terduga pelaku berkantor di Perumahan Lingkungan Trondol, Kelurahan Kaligandu, Kota Serang.

Ayu Sukma yang merupakan salah aatu korban dari investasi bodong menyebut dirinya sudah melakukan deposit sebanyak Rp1 juta pada 17 januari namun dari deposit yang dia lakukan tidak kunjung memperoleh keuntungan.

“Awal naro satu juta terus diminta tambah lagi biar cuan nya banyak, dari Januari belum ada sampai saat ini tidak ada keuntungan. Akhir nya pelaku dilabrak karena tidak ada keuntungan dan janji-janji terus bahkan di ATM pelaku hanya ada saldo Rp900 ribu,” katanya. Jumat (19/4/2024).

Sementara itu, Kuasa Hukum para korban investasi bodong, Ari Bintara mengatakan, saat ini sebanyak 30 orang yang dia dampingi lantaran tersandung investasi bodong tersebut. Saat ini pihaknya sudah melimpahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

“Laporkan ke Polda Banten melakukan koordinasi dan mengumpulkan bukti kurang lebih korban ada 30 orang. Total kerugian kurang lebih satu milyar,” katanya.

Aksi pelaku terungkap usai para korban menggeruduk kantor milik terduga pelaku. Hal itu dilakukan korban lantaran merasa kesal karena tidak kunjung memperoleh keuntungan yang di janjikan terduga pelaku.

Para pelaku investasi bodong ini bermodus simpan pinjam dengan janji memberikan keuntungan sebesar 40 persen.

“Para korban yang kesal dengan pelaku investasi bodong menggeruduk rumah nya dan membawa nya ke Polda Banten agar langsung ditahan. Kita sih berharap ditahan,” katanya.

 

error: Konten di Proteksi