CILEGON – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) pada Bapenda Banten Samsat Cilegon mengimbau agar perushaan di Kota Cilegon bisa lebih tertiba dalam membayar pajaka kendaraan bermotor (PKB).
Kepala Seksi Penerimaan dan Penagihan Pajak Daerah UPTD PPD pada Bappenda Provinsi Banten Samsat Cilegon, Tubagus Agung Sugiarto menyampaikan bahwa pada proses pembayaran pajak ini merupakan kesadaran para pelaku usaha jasa idunstri yang ada di Kota Cilegon.
“Pada prinsipnya yang namanya pembayaran pajak itu bukan persoalan bandel atau tidak bandelnya. Akan tetapi adalah kesadaran atas kewajiban bahwa pajak kendaraan itu sebenarnya menjadi sebuah kewajiban bahwa badan usaha milik pribadi pada saat memiliki kendaraan,” katanya, Kamis (8/6/2023).
Baca Juga :
- Makna Puasa Menurut Islam: Meningkatkan Takwa dan Ketaqwaan
- Manfaat Minum Kelapa Saat Berbuka Puasa, Segarkan Tubuh dan Cegah Dehidrasi
- Ratusan Guru Madrasah Cilegon Dukung Usulan Kemenag RI Tentang Pengangkatan PPPK
- MoU Baznas Banten dan KU Mata Saruni, 150 Orang Akan Dapat Operasi Mata Katarak Gratis
- Tips dan Rekomendasi Makanan Sehat Selama Bulan Puasa
Menurutnya, masih ada beberapa perusahaan di Kota Cilegon yang belum membayar PKB. Terdapat 10 perusahaan hasil verifikasi sementara yang dilakukan saat ini masih menunggak PKB.
“Hasil temuan di lapangan bahwa menurut data perusahaan – perusahaan masih banyak yang menunggak pajak kendaraanya. Maka oleh sebab itu, kalau persentasinya kita tidak bisa di pastikan bahkan yang pasti dari data kita ada 10 perusahaan dan kita juga terus melakukan verifikasi,” katanya. (Azhar/Syamsul)











