PANDEGLANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengatakan, capaian vaksin Booster COVID-19 sampai saat ini baru mencapai 14 persen dari target nasional 30 sampai 50 persen.
Menurutnya, untuk mencapai target minimal 30 persen tersebut, perlu dukungan semua pihak. Supaya target vaksin Booster tercapai.
“Kita harus mencapai minimal 30 persen. Ini butuh dukungan semua, agar masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan vaksin booster,” ungkap Rd Dewi Setiani saat halal bihalal halaman Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Pandeglang, Senin 9 Mei 2022.
Baca Juga :
- Makna Puasa Menurut Islam: Meningkatkan Takwa dan Ketaqwaan
- Manfaat Minum Kelapa Saat Berbuka Puasa, Segarkan Tubuh dan Cegah Dehidrasi
- Ratusan Guru Madrasah Cilegon Dukung Usulan Kemenag RI Tentang Pengangkatan PPPK
- MoU Baznas Banten dan KU Mata Saruni, 150 Orang Akan Dapat Operasi Mata Katarak Gratis
- Tips dan Rekomendasi Makanan Sehat Selama Bulan Puasa
Dikatakannya, zero case COVID-19 di Pandeglang sudah berjalan kurang lebih dua sampai tiga bulan. Hal ini menurut Dewi, hasil kerjasama semua pihak diantaranya dalam percepatan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan.
“Ini semua berkat dukungan semua pihak. Namun terkait Booster, memang Pandeglang baru mencapai 14 persen,” katanya.
Terpisah, Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban mengatakan, walaupun saat ini kasus COVID-19 sudah zero case, protokol kesehatan tetap harus dijaga dan pihak Dinas Kesehatan harus terus meningkatkan capaian booster.
“Capaian booster harus kita kejar karena saat inì persentase masih rendah,” ucap Wabup. (Cuy/Syam)











