Katakita – Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten meninjau secara langsung daerah yang terdampak akibat bencana gempa bumi dengan magnitudo 6,6 sekala richter pada, Jumat (14/1/2022) kemarin.
Peninjauan yang dikomandoi secara langsung oleh ketua Kadin Banten, M Azzari Jayabaya langsung bergerak untuk mengecek kondisi masyarakat yang disinyalir terdampak gempa.
“Kita harus bergerak cepat. Dengan data yang belum benar-benar lengkap pun kita tetap berangkat. Titik yang pertama kami kunjungi adalah Kampung Cireges, Desa Cicaringin, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak,” kata Amal, Sabtu (15/1/2022).
Baca Juga :
- Satpol PP Serang Beri Tenggat 4 Hari untuk Bongkar Mandiri Bangli di Kibin
- Harga Minyakita di Pasar Baros Tembus Rp20 Ribu, Lampaui HET Pemerintah
- 24 SMP Swasta di Kota Serang Gratiskan SPP, Dapat Bantuan Bosda dari Pemkot
- Bupati Serang Dorong Mancak Fest Jadi Agenda Tahunan, Target Tarik Wisatawan Luar Daerah
- Sekda Serang Target Kontingen Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA 2026, 238 Atlet Diberangkatkan
Pria yang akrab disapa Amal Jayabaya itu menerangkan, selain memberikan bantuan, pengurus Kadin Provinsi Banten juga melakukan survey sekaligus pemetaan korban terdampak gempa.
Yang mana, hasil pemetaan yang dilakukan bakal dijadikan bahan untuk kajian supaya bisan mendapatkan ditindaklanjut.
“Alhamdulillah, dampak dari gempa itu secara umum tidak terlalu mengkhawatirkan. Artinya, kerusakan yang ditimbulkan tidak terlalu banyak. Memang ada beberapa rumah yang rata dengan tanah. Iniyang akan menjadi fokus perhatian kita,” ujarnya.
Selain meninjau secara langsung kepada lokasi yang terdampak, pihaknya mengaku sudah melakukan upaya koordinasi dengan berbagai pihak, seperti halnya Kadin Indonesia. Kendati pihaknya berencana, bahwa Kadin Indonesia akan turun secara langsung untuk memberikan bantuan.
“Namun tentunya terlebih dahulu kita akan kajian, evaluasi dan upaya konkrit lainnya. Tujuannya agar bantuan yang akan diberikan tidak salah sasaran,” jelasnya.










