SERANG – Di hari pertama mengemban tugas sebaga Penjabat (PJ) Gubernur Banten, Al Muktabar langsung merumuskan berbagai program bersama seluruh Organisasi Prangkat Daerah (OPD) di Provinsi Banten, Jumat (13/5/2022).
Al Muktabar menyebut, salah satu proyeksi yang bakal menjadi prioritas yakni penanganan kesehatan di Provinsi Banten. Sesuai dengan apa yang sudah menjadi visi dan misi dari Presiden Republik Indonesia.
“Kita melakukan pendekatan itu yang sudah menjadi fokus Bapak Presiden dan Wakil Presiden yang sesuai kewenangan Provinsi. Hari ini dan Sabtu sore sudah ada review base data, siapa dan dimana yang mengalami stunting dan gizi buruk,” kata Al Muktabar.
Baca Juga :
- Wujudkan Aspirasi Masyarakat Anggota DPRD Pandeglang Kawal Musrenbang Kecamatan
- Gubernur Banten dan Bupati Serang Fokus Tingkatkan SDM di Bidang Pendidikan
- Makna Puasa Menurut Islam: Meningkatkan Takwa dan Ketaqwaan
- Manfaat Minum Kelapa Saat Berbuka Puasa, Segarkan Tubuh dan Cegah Dehidrasi
- Ratusan Guru Madrasah Cilegon Dukung Usulan Kemenag RI Tentang Pengangkatan PPPK
Menurutnya, Pemprov Banten akan bergerak dengan segala sumber daya yang dimiliki. Ditegaskannya seluruh OPD harus bergerak sesuai dengan tugas pokok fungsinya (tupoksi).
“Ada tiga level yang akan kita sentuh. Pertama charity untuk problem makan tidak makan, kedua edukasi individu sehingga menjadi keluarga mandiri, serta ketiga agenda usaha pemberdayaan yang lebih luas dan bisa dikoneksikan dengan pembiayaan,” paparnya.
Selain itu, pihaknya juga bakal melakukan review APBD Kabupaten atau Kota untuk penanganan stunting.
“Kita minta Bupati dan Walikota mengarahkan ke situ. Hampir semua daerah ada. Makanya kita lakukan pendekatan by name by address. Pemprov Banten ingin data tepat agar intervensi tepat,” tambahnya. (Hend/Syam)











