PANDEGLANG – Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pendapatan Daerah (UPTD PPD) Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi Banten cabang Pandeglang mulai menyisir kendaraan yang masih menunggak pajak.
Kepala UPTD Samsat Pandeglang, Epy Shafiullah mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan untuk peningkatan target pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Pihaknya bekerjasama dengan Polres Pandeglang untuk menggalakkan kegiatan pengecekan pajak kendaraan bermtor di berbagai lokasi.
“Ini salah satu upaya agar target pendapatan PKB di Kabupaten Pandeglang khususnya Provinsi Banten bisa meningkat. Mudah-mudahan para wajib pajak (WP). Bisa tertib dalam membayar kewajiban setiap tahunnya sebagai pemilik kedaraan bermotor,” katanya, Selasa (19/7/2022).
Baca Juga :
- Era Budi, Pemkot Serang Raih Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional
- Andra Soni Lepas 160 Kader PWNU Banten, Dukung Sinergi Ekonomi Pesantren
- Korban Arisan Bodong Datangi Polsek Cadasari, Tuntut Kejelasan Pengembalian Uang
- Satlantas Polres Pandeglang Tindak Truk Sumbu Tiga yang Langgar Jam Operasional
- Konfederasi Organisasi Profesi Guru Kemenag Dikukuhkan, Jadi Rumah Besar Perjuangan Guru Madrasah
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Penerimaan dan Penagihan UPTD Samsat Pandeglang, Agung Sugiarto mengatakan, dari hasil razia penertiban pajak yang digelar secara bersama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang. Pihaknya mendapati puluhan kendaraan bermotr yang masih belum patuh membayar pajak.
“Kami sudah menggelar razia penertiban pajak kendaraan di wilayah Kacamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang. Dari hasil razia kurang lebih ada 40 objek kendaraan yang menunggak pajak,” katanya. (Syamsul)











